Kriminal

Kedapatan Bawa Sajam Malam Hari, Pemuda ini Diamankan Polisi

ID sendiri diamankan usai petugas menaruh curiga terhadap satu rombongan yang beriringan menuju sekitaran Ndalem Pujokusuman.

Kedapatan Bawa Sajam Malam Hari, Pemuda ini Diamankan Polisi
internet
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jajaran Polresta Yogyakarta mengamankan seorang pemuda berinisial ID (20), warga Godean, Sleman karena kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) jenis clurit beberapa hari lalu.

ID sendiri diamankan usai petugas menaruh curiga terhadap satu rombongan yang beriringan menuju sekitaran Ndalem Pujokusuman.

Meski tidak digunakan untuk melukai seseorang, ID harus berurusan dengan pihak berwajib.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Sutikno, SIK mengatakan, diamankannya ID bermula saat petugas melakukan patroli rutin.

Ketika melintas di Jalan KH. Ahmad Dahlan, petugas bertemu dengan satu rombongan, setelah diamati, petugas menaruh curiga terhadap rombongan rombongan tersebut.

Hal itu dikarenakan saat itu petugas mengetahui ID menyembunyikan sesuatu dibalik pakaian yang dikenakannya.

Baca: Kedapatan Bawa Sajam, Seorang Pelajar di Sleman Diamankan Polisi

Lanjutnya, karena curiga petugas mengikuti rombongan tersebut, merasa diikuti, rombongan tersebut langsung memacu kendaraannya masing-masing menuju dan masuk ke sebuah gang dekat Ndalem Pujokusuman.

"Sampai gang, dia (ID) teriak seperti memanggil teman-temannya. Karena memancing perhatian warga lalu dia langsung diamankan, dan saat digeledah ditemukan sajam," katanya, Selasa (12/6/2018).

Usai diamankan bersama dengan warga sekitar, ID langsung digelandang ke Mapolresta Yogyakarta guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Baca: Dua Orang Pria di Danurejan Diamankan Polisi karena Kedapatan Bawa Sajam

Dari keterangan yang diperoleh, ID mengaku kepada pihaknya memang sengaja membawa clurit tersebut untuk berjaga-jaga jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

"Walau untuk menjaga diri, membawa sajam apalagi tengah malam dan bergerombol itu tidak dibenarkan. Selain itu bisa berpotensi ke tindak kejahatan, karena itu diamankan," ulasnya.

Ditambahkan Kasat Reskrim, meski sajam tersebut tidak dipergunakan ID untuk melukai atau menganiaya orang lain.

Perbuatannya tidak dibenarkan dan jelas melanggar hukum.

Karenanya untuk memberi efek jera dan memastikan ID tidak mengulangi perbuatannya, pihaknya melakukan penahanan terhadap ID.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rid
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved