Singgah di Masjid Bersejarah

Video Masjid Pathok Negoro Babadan, Warga Sekampung Terpaksa Meninggalkan Masjid

Video Masjid Pathok Negoro Babadan, Warga Sekampung Terpaksa Meninggalkan Masjid

Tugasnya sebagai pembantu penghulu hakim di pengadilan Surambi.

Namun sayang, karena minimnya catatan sejarah, pemberian jabatan pertama pathok negara di Masjid Addarojat Babadan sampai sekarang belum diketahui.

"Kami tidak tahu, pemegang jabatan pathok negara di Masjid Ad-Darojat Babadan ini siapa," ujar Harsoyo.

Baca: Video Masjid Rotowijayan, Penuh dengan Kisah Perjuangan Abdi Dalem

Digusur Jepang

Diungkapkan oleh Harsoyo, pada masa penjajahan Jepang, jemaah masjid yang juga masyarakat Kauman, Babadan, pernah dipaksa untuk meninggalkan kampung halamannya.

Peristiwa ini terjadi pada kisaran tahun 1943 Masehi.

Alasan utama perpindahan itu, lantaran Jepang, kala itu, ingin menggunakan tanah Babadan untuk pembangunan perluasan gudang mesiu.

"Sebagian besar masyarakat Babadan dari sini akhirnya pindah ke Jalan Kaliurang, Kentungan, Sleman. Di sana mendirikan sebuah kampung bernama Babadan baru," ungkapnya.

Karena perpindahan itu, atas kesepakatan bersama, Masjid Pathok Negara Babadan akhirnya dibongkar.

Bahan bangunannya sebagian digotong digunakan untuk mendirikan masjid baru di kampung Babadan baru.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved