Ramadan 1439 H

Grand Inna Malioboro Ajak Anak Panti Asuhan dan Tukang Becak Buka Puasa Bersama

Ratusan anak yatim piatu ini sengaja diundang dari Panti Asuhan Nur Ufia, Tempel, dan Nurani Insani Balecatur, Gamping, Sleman.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Anak yatim piatu dari pantia asuhan dan tukang becak diundang berbuka puasa bersama para staff hotel Grand Inna Malioboro, Kamis (7/6/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Sebagai bentuk rasa syukur pada bulan Ramadan 1439 H, Grand Inna Malioboro mengundang anak yatim piatu dan pengemudi becak untuk berbuka puasa bersama di Hotel, Kamis (7/6/2018) petang.

Ratusan anak yatim piatu ini sengaja diundang dari Panti Asuhan Nur Ufia, Tempel, dan Nurani Insani Balecatur, Gamping, Sleman.

General Manager Grand Inna Malioboro, Agus Arif Wibawanto, mengatakan kegiatan buka puasa bersama puluhan anak-anak dari panti asuhan dan pengemudi becak merupakan kegiatan setiap tahun yang selalu dilakukan rutin oleh managemen hotel.

"Buka puasa bersama anak-anak dari panti asuhan yatim piatu dan pengemudi becak ini rutin kami lakukan, sebagai bagian dari ungkapan rasa syukur," katanya, saat ditemui disela-disela acara, Kamis (7/6/2018).

Selain sebagai ungkapan rasa syukur, tujuan dari kegiatan buka puasa ini juga untuk berbagi kebahagiaan dan berbagi rizki pada bulan Ramadan.

Baginya, Ramadan merupakan bulan suci yang penuh dengan berkah dan ampunan.

Oleh sebab itu, dibulan yang baik ini, ia mengaku sengaja mendatangkan puluhan anak yatim dan tukang becak untuk bersama-sama berbuka puasa dalam bagian dari program penyaluran dana Corporate Social Resposibility (CSR).

"Tujuan kita ingin berbagi kebahagiaan berbagi rezeki, dibulan suci. Ini merupakan bagian silaturahmi kami. Bagian dari program CSR sebagai tanggung jawab sosial kami terhadap masyarakat," ungkapnya.

Dengan kegiatan ini, ia berharap ada keseimbangan baik dalam dunia bisnis maupun dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

"Kami bisa menjalankan bisnis dan kami juga didoakan oleh puluhan anak-anak yatim piatu yang doanya dikabulkan Tuhan," harap dia.

Puluhan anak-anak yatim dan para pengemudi becak itu terlihat begitu tenang dan antusias mengikuti serangkaian kegiatan buka bersama dari Grand Inna Malioboro.

Kegiatan ini diawali dengan pengajian menjelang waktu berbuka yang turut serta diikuti oleh ratusan staff hotel. Acara ditutup dengan makan, berbuka puasa bersama.

Ditambahkan Public Relation Grand Inna Malioboro, Retno Kusuma, mengatakan puluhan tukang becak yang diundang berbuka puasa pada sore ini merupakan pengemudi becak binaan dari Grand Inna Malioboro.

"Kami memang bermitra dengan mereka (tukang becak) untuk melayani para pengunjung hotel yang ingin menikmati suasana kota Yogya dengan naik becak," terangnya.

Diungkapkan pula, bahwa para pengemudi becak ini menjalani kemitraan yang baik dengan pihak hotel. Sehingga, dalam beberapa kesempatan, Ia mengaku juga membuat program pengecatan becak.

"Karena tujuannya untuk berwisata. Becak-becak yang terlihat kusam dan menjadi mitra Grand Inna Malioboro ini juga kami cat. Supaya terlihat bagus," imbuh dia. (*)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved