Internasional

Asteroid Hantam Botswana, Ledakan Timbulkan Cahaya Raksasa

Rekaman CCTV ada yang terpantau di Afrika Selatan, tetangga dekat Botswana. Laporan ini disebarluaskan situs Space.com.

Sputnik
Asteroid menghantam Botswana 

TRIBUNJOGJA.COM, BOTSWANA - Delapan jam sesudah NASA memperingatkan ada asteroid besar akan menghantam bumi, benda padat itu menghantam daratan bumi.

Asteroid itu memasuki atmosfer bumi dan jatuh di wilayah Botswana di benua Afrika. Sejumlah kamera CCTV merekam detik-detik jatuhnya asteroid itu.

Demikian dilansir situs berita Sputnik, Rabu (6/6/2018). Asteroid yang diberi kode 2018 LA memasuki atmosfer bumi pada pukul 00.44 dengan kecepatan 38.000 km/jam.

Atau 10 mil per detik kecepatan lajunya. Saat menabrak daratan Botswana, ledakan asteroid itu menimbulkan kilatan cahaya raksasa yang sangat terang.

Rekaman CCTV ada yang terpantau di Afrika Selatan, tetangga dekat Botswana. Laporan ini disebarluaskan situs Space.com.

Foto-foto dan rekaman pendek video CCTV dibagikan dua warga Afsel, Barend Swanepoel dan Melissa Delport. Mereka tinggal di sebuah permukiman dekat perbatasan Afsel-Botswana.

​"Temuan asteroid 2018 LA ini tercatat untuk ketiga kalinya temuan benda yang serupa sebelum menabrak bumi," kata Paul Chodas, manajer Center for Near-Earth Object Studies (CNEOS) di Laboratorium Propulsi Jet NASA di Pasadena, Kalifornia.

"Ini juga hanya kali kedua kita bisa memprediksi secara tepat waktu sebelum asteroid menghantam bumi," lanjutnya.

NASA sebelumnya pada 2008 berhasil mengidentifikasi dan memprediksi secara tepat jatuhnya asteroid TC3 ke Sudan. Berikutnya asteroid AA pada 2014 yang jatuh di Samudera Atlantik.

Space.com menyebut asteroid 2008 TC3 terdeteksi 19 jam sebelum menghantam bumi. Ketiga asteroid itu terpantau di  Catalina Sky Survey di Tucson, Arizona.

Seorang ilmuwan Catalina kemarin menghubungi Minor Planet Center daj menghitung secara dini kemungkinan jatuhnya asteroid 2018 LA.

Asteroid itu diperkirakan memiliki dimensi enam kaki, dan kecil kemungkinan menimbulkan kerusakan besar.

Berbeda dengan asteroid sebesar 57 kaki yang meledak di atas Kota Chelyabinsk di Rusia.

Ledakan dahsyat itu melukai lebih dari 1.000 orang akibat terkena serpihan kaca rumah mereka.(Tribunjogja.com/ Sputnik/xna)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved