Sains

Mengapa Kita Tidak Bisa Mengingat Kenangan sebelum Usia 3 Tahun?

Kemungkinan besar, Anda hanya bisa mengingat saat Anda berusia empat tahun. Ini wajar saja, dan para peneliti menyebutnya sebagai amnesia masa kecil.

Mengapa Kita Tidak Bisa Mengingat Kenangan sebelum Usia 3 Tahun?
Shutterstock
Ilustrasi Otak anak 

Pakar perkembangan memori dari Emory University, Patricia Bauer, dan kolega dari University of Minnesota menduga bahwa memori kita saat masih kecil mungkin memiliki lebih sedikit emosi karena batita tidak bisa meletakkan makna dari memori mereka dalam konteksnya.

Sementara itu, memori masa kecil yang teringat hingga dewasa biasanya sangatlah emosional.

Namun, teori yang paling kuat saat ini menyebutkan bahwa kita tidak benar-benar melupakan memori masa kecil, tetapi pertumbuhan membuat mereka berubah sehingga tidak bisa diakses kembali.

Baca: Ini Dampak Buruk Media Sosial pada Ingatan

Hal ini dibuktikan dalam eksperimen terhadap tikus yang dilakukan oleh Paul Frankland, seorang pakar neurosains dari Hospital for Sick Children di Toronto, Kanada, bersama istrinya yang juga seorang pakar neurosains, Sheena Josselyn.

Frankland dan Josselyn memindahkan tikus-tikus percobaan mereka dari kandang seukuran kotak sepatu ke kandang dari besi yang lebih besar.

Namun, di dalam kandang yang baru ini, kaki-kaki tikus tersebut diberi kejutan listrik ringan, agar mereka mengasosiasikan kandang baru dengan rasa tidak nyaman.

Mereka mendapati bahwa tikus dewasa dengan segera merasa tegang dan ketakutan ketika dimasukkan kembali ke kandang besar, sementara anak tikus melupakan pengalaman tidak menyenangkan tersebut dalam sehari.

Menariknya, ketika tikus dewasa berlari di roda hamster setelah dikejutkan dengan listrik, mereka melupakan pengalaman tersebut. Ini karena berolahraga menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan jaringan saraf, sebuah proses yang disebut neurogenesis.

Fluoxetine, antidepresan yang mendorong pertumbuhan neural, ditemukan juga memiliki efek yang sama.

Baca: TIPS : 6 Cara Ini Bermanfaat untuk Menjaga Otak Tetap Sehat dan Kuat Menyimpan Memori

Sementara itu, ketika para peneliti menghambat neurogenesis pada anak-anak tikus menggunakan obat atau modifikasi genetik, anak-anak tikus menjadi lebih mampu menciptakan memori yang stabil.

Halaman
123
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved