Breaking News:

Kriminal

Polres Bantul Ringkus Pelaku Pembunuhan Perempuan Muda di Bulak Cepoko

Jumiyati sendiri merupakan warga Pandak yang ditemukan tewas mengenaskan di Bulak Dusun Cepoko

Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Kapolres Bantul, AKBP Sahat M Hasibuan, didampingi Kasubag humas AKP Sulistiyaningsih, dan Kasat Reskrim AKP Rudi Prabowo, ketika ungkap kasus pelaku pembunuhan di Mapolres Bantul, Senin (4/6/2018) pagi. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jajaran Polres Bantul akhirnya berhasil meringkus pelaku pembunuhan Jumiyati (33), seorang warga Pandak yang ditemukan tewas di Bulak Dusun Cepoko, Trirenggo, Bantul.

Hal itu disampaikan dalam jumpa pers pengungkapan pelaku kasus pembunuhan Jumiyati (33), di Mapolres Bantul, Senin (4/6/2018).

Jumiyati sendiri merupakan warga Pandak yang ditemukan tewas mengenaskan di Bulak Dusun Cepoko, Trirenggo, Bantul, Rabu (30/5/2018) silam.

Baca: Penemuan Mayat Perempuan Muda di Bulak Cepoko, Begini Kata Warga

Pelaku diketahui bernama Supriyono (48) warga Seyegan, Sleman.

"Pelaku ditangkap dirumahnya di Giwangan pada Sabtu, 2 juni 2018. Motif (pembunuhan) sendiri masih kita dalami, kita masih terus lakukan pemeriksaan. Tetapi berdasarkan petunjuk dan keterangan, pelaku sudah mengakui perbuatannya," ujar Kapolres Bantul, AKBP Sahat M Hasibuan, didampingi Kasubag humas AKP Sulistiyaningsih, dan Kasat Reskrim AKP Rudi Prabowo.

Baca: Perempuan Muda yang Ditemukan Meninggal di Bulak Cepoko Bantul Ternyata Warga Pandak

Beberapa barang bukti yang telah diamankan pihak kepolisian diantaranya, sebuah sepeda motor matic nopol AB 6354 GM, satu batang kayu berukuran panjang 1 meter, satu buah helm, handphone Samsung, satu buah jaket, pakaian korban, sejumlah perhiasan, dan jam tangan.

Sebelumnya dikabarkan, saat ditemukan warga, kondisi mayat perempuan yang kemudian diketahui bernama Jumiyati itu cukup mengenaskan.

Baca: Pembunuhan Bulak Cepoko Diduga Bermotif Asmara, Pelaku Pukul dan Injak Kepala Korban

Posisi mayat tergeletak dalam keadaan telungkup dan kondisi bersimbah darah di bagian muka. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved