Sains

Ikan Tertua di Dunia Ini Disebutkan Sebagai Moyang Manusia

Ikan bertulang ini adalah kelompok yang penting karena hewan darat seperti mamalia, reptil, dan amfibi berevolusi dari mereka.

Ikan Tertua di Dunia Ini Disebutkan Sebagai Moyang Manusia
news.flinders.edu.au
Ilustrasi Ligulalepis, ikan tertua di dunia. Ikan ini juga dikaitkan dengan moyang manusia 

“Memahami struktur itu penting karena Ligulalepis berada dalam posisi penting di pohon evolusi," ungkap Dr Alice Clement, salah satu peneliti yang terlibat penelitian ini dikutip dari news.flinders.edu.au.

"Penemuan ini mengidentifikasi ikan ini sebagai leluhur dari semua ikan bertulang tepat sebelum dua kelompok besar membelah dan berevolusi dengan tubuh yang berbeda," sambungnya.

Baca: Google Doodle - Begini Prosedur Montreal Wilder Penfield yang Merevolusi Pengobatan Epilepsi

Profesor Palaeontologi di Flinders University, John Long mengatakan bahwa ikan bertulang ini adalah kelompok yang penting karena hewan darat seperti mamalia, reptil, dan amfibi berevolusi dari mereka.

“Tidak banyak orang yang mengira manusia mengembangkan bagian-bagian struktur tulang mereka dari ikan. Kita semua hanyalah ikan yang sangat mahir, itulah inti dari cerita kita, ”kata Profesor Long.

"Sekitar 400 juta tahun yang lalu, beberapa ikan canggih ini mulai mengembangkan sirip di bagian depan yang memiliki tulang yang pada akhirnya akan menjadi humerus (lengan), ulna (pergelangan tangan), dan jari-jari yang membentuk lengan kita dan ikan ini mulai mengembangkannya dalam sirip mereka," jelas Profesor Long.

Para peneliti menerbitkan makalah tentang hewan itu di jurnal Evolutionary Biology.

Dirangkum dari Newsweek, Jumat (01/06/2018), beberapa tahun terakhir, penemuan fosil menjadi sangat penting bagi ahli biologi evolusi.

Fosil-fosil tersebut membantu kita untuk memahami detail tentang pohon kehidupan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ahli Sebut Fosil Ikan 400 Juta Tahun Ini Moyang Manusia, Kok Bisa?", https://sains.kompas.com/read/2018/06/02/193400023/ahli-sebut-fosil-ikan-400-juta-tahun-ini-moyang-manusia-kok-bisa-.
Penulis : Resa Eka Ayu Sartika
Editor : Resa Eka Ayu Sartika

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved