Sleman

Kelompok Pengajian Qonita Adakan Pasar Murah di Sleman

Kelompok Pengajian Qonita menggelar pasar murah dan membagikan kebutuhan pokok di Masjid Al-Furqon Gadjah Mada Asri, Donokerto, Turi, Sleman.

Penulis: Siti Umaiyah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Warga sekitar perumahan Gadjah Mada Asri berjualan di Bazar Murah yang diadakan di halaman Masjid Al-Furqon, Donokerto, Turi, Sleman, Minggu (3/6/2018). 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Siti Umaiyah

TRIBUNJOGJA.COM - Kelompok Pengajian Qonita menggelar pasar murah dan membagikan kebutuhan pokok di Masjid Al-Furqon Gadjah Mada Asri, Donokerto, Turi, Sleman pada Minggu (3/5/2018).

Setidaknya terdapat 180 bungkus kebutuhan pokok yang dibagikan secara gratis kepada warga yang kurang mampu, dan 38 bungkus kebutuhan pokok yang dijual dengan harga setengah dadri harga pasaran.

Ardiana, selaku Ketua Qonita mengatakan selain Kebutuhan Pokok yang dibagikan secara gratis dan setengah harga, juga terdapat sembako yang dijual dengan harga yang lebih murah di pasaran.

"Separuh harga untuk keluarga menengah, kalau di pasaran dihargai Rp 60.000 kita jual Rp 30.000. Sedangkan yang Kebutuhan Pokok dengan harga murah, kita beli awal terus dikurangi Rp 1.000. Jadi lebih murah," katanya.

Adapun kebutuhan pokok yang dijual murah di antaranya minyak goreng, gula, teh, terigu, telur dan yang lainnya.

Selain itu, juga ada pakaian murah yang dihargai Rp 10 ribu untuk yang pakaian layak pakai, dan Rp 10-20 ribu untuk pakaian baru.

Ardiana menerangkan, sasaran dari kegiatan ini sendiri adalah keluarga yang tidak mampu, yang 50% berasal dari Desa Wonokerto dan 50% dari Desa Donokerto.

"Kegiatan ini bagian dari membantu kegiatan perekonomian di masyarakat. Jika perkonomian kuat, maka kita harapkan imannya juga semakin kuat. Kita lakukan ini setiap tahun. Nanti hasil penjualan kita simpan untuk kegiatan Bazar di tahun berikutnya," terangnya.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun yang hadir, turut mengapresiasi atas terselenggaranya acara ini.

"Hari ini dilakukan pengajian sekaligus bazar dari hasil dari iuran para jemaah di tambah iuran para dermawan. Ini turut mendukung visi misi Kabupaten Sleman yakni menjadikan Sleman menjadi Kabupaten Bakti yang sejahtera, mandiri dan berbudaya," terangnya.

Wakil Bupati berharap kegiatan semacam ini akan terus diadakan di masyarakat, sebagai bagian dari menciptakan rasa guyup rukun

"Hakikat ramadan ikut merasakan semua. Masyarakat saling berbagi seperti hari ini. Saya berterimakasih kepada Ibu-ibu Pengajian Qonita yang dengan tanpa pamrih mau membantu sesama. Allah tidak akan ingkar janji, pasti di balas," jelasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved