Hari Lahir Pancasila

Ini Alasan Peringatan Hari Lahir Pancasila Dikemas dengan Cara Tanam Pohon Gaharu

Ini Alasan Peringatan Hari Lahir Pancasila Dikemas dengan Cara Tanam Pohon Gaharu

Ini Alasan Peringatan Hari Lahir Pancasila Dikemas dengan Cara Tanam Pohon Gaharu
tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Raja Samo-samo VI Maluku, Upulatu Beny Ahmad Samo-Samo yang juga merupakan Sekretaris Jenderal (sekjend) Badan Pengurus Silaturahmi Nasional (Silatnas) para Raja dan Sultan Nusantara, Indonesia, melakukan penanaman pohon Gaharu di Bukit Parangtritis, Kampung Edukasi Watu Lumbung, Jumat (1/6/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM -Penanaman pohon Gaharu dalam peringatan hari lahir Pancasila di Bukit Parangtritis, Kampung Edukasi Watu Lumbung merupakan ungkapan rasa syukur untuk Indonesia.

"Hari ini kita, bersama-sama di kampung edukasi Watu Lumbung memperingati hari lahir Pancasila tidak dengan kata-kata, tetapi dengan menanam pohon. Menanam pohon itu sebagai cara kita, rasa syukur untuk Indonesia,"ujar Penggagas Kampung Edukasi Watu Lumbung, Muhamad Boy Rifai, Jumat (1/6/2018)

Menurutnya, hari ini tepat tanggal 1 juni merupakan hari bersejarah dengan lahirnya Pancasila di Indonesia.

Pada momentum itu pula, tepat hari ini, pihaknya ingin berkontribusi nyata dengan melakukan penanaman pohon Gaharu di Bumi pertiwi.

Mengapa pohon Gaharu. Karena Pohon Gaharu merupakan pohon langka, memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.

Digunakan sebagai bahan pembuatan minyak wangi. Semua batang dan dahannya juga memiliki nilai guna.

"Harapnya di kampung edukasi Watu Lumbung ini bisa memberikan refrensi hutan Gaharu di Indonesia. Kelak, 20 tahun yang akan datang, pohon Gaharu yang kita tanam hari ini akan memiliki nilai," terangnya.

"Pohon diam saja, 20 tahun bisa memiliki nilai yang tinggi. Tentu, kita (manusia) jangan sampai kalah sama pohon," canda dia.

Hadir dalam penanaman pohon Gaharu ini, Raja Samo-samo VI Maluku, Upulatu Benny Ahmad Samo-Samo yang juga merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Badan Pengurus Silaturahmi Nasional (Silatnas) para Raja dan Sultan Nusantara, Indonesia.

Kedatangan raja Samo-samo VI di Kampung Edukasi Watu Lumbung juga diikuti oleh beberapa raja dan Sultan yang ada di Nusantara. Dari Aceh, Medan dan Palembang.

Hadir pula keluarga dari Pakualaman, Yogyakarta dan dari perwakilan eks Tentara Kerajaan Inggris yang secara khusus datang untuk melihat penanaman pohon Gaharu di Bukit Parangtritis.

Meski acara peringatan hari lahir Pancasila di tempat ini jauh dari kata mewah bahkan terlihat sangat sederhana. Namun sarat akan makna, karena memiliki penghayatan mendalam pada seni dan alam.

Dalam prosesi penanaman pohon Gaharu ini ada doa dan terdengar puji-pujian yang didendangkan. Tujuan utamanya adalah untuk kemaslahatan, kebaikan dan keutuhan Indonesia. (tribunjogja)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved