Ngaji Sehat on Facebook

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Bagi Penderita Maag Saat Berpuasa

Penderita maag yang ingin menjalankan puasa tidak perlu khawatir, ada beberapa tips yang harus diperhatikan ketika berpuasa.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Bagi Penderita Maag Saat Berpuasa
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS JIH, dr Karina Sasti SpPD 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Telat makan menjadi pantangan bagi para penderita maag.

Penderita maag yang ingin menjalankan puasa tidak perlu khawatir, ada beberapa tips yang harus diperhatikan ketika berpuasa.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS JIH, dr Karina Sasti SpPD, menyampaikan sakit maag merupakan gejala yang disebabkan karena kelebihan asam lambung.

"Gejalanya seperti mual, muntah, perut terasa penuh, sebah. Pada saat puasa dalam keadaan menahan lapar dan haus hampir 14 jam, tentu saja itu akan menimbulkan sedikit perubahan terutama fisiologis pada lambung kita," ujar Karina pada Kamis (31/5/2018).

Perubahan fisiologis yang terjadi pada lambung yakni pada mulanya pola makan tiga kali sehari, sedangkan pada saat puasa pola makan menjadi dua kali sehari.

"Akibat perubahan fisiologis dan pola makan itu, di asam lambung juga seperti itu. Karena asam lambung pada saat perut kosong selama 14 jam, dia akan produksi berlebih," lanjut dia.

Karina menambahkan, penyebab sakit maag sendiri harus dicari tahu terlebih dahulu penyebabnya.

"Tipe maag sendiri ada dua macam, yakni maag fungsional dan maag organik. Maag fungsional berkaitan dengan faktor genetik," imbuhnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, faktor genetik ini susah untuk dirubah, karena biasanya punya kecenderungan genetik dengan kecemasan tinggi, tingkat stressnya tinggi serta orang yang perfeksionis.

Halaman
12
Penulis: Noristera Pawestri
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved