Nasional

Cak Imin Buka Suara Terkait Cawapres Jokowi

Menurut Cak Imin, partai justru akan mempertanyakan jika cawapres bukan berasal dari kader mereka.

Cak Imin Buka Suara Terkait Cawapres Jokowi
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Ketua PKB, Muhaimin Iskandar, saat ditemui di Bantul, DIY, Rabu (28/02/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM - Ketua Umum Partai Kebangkitan Muhaimin Iskandar menyatakan koalisi pendukung Presiden Joko Widodo sepakat cawapres harus dari partai politik.

Hal itu disampaikan Muhaimin dalam acara buka puasa bersama di Masjid Baiturrahman, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/5/2018).

"Semua partai (koalisi pendukung Jokowi) sepakat wapres harus partai. Hampir semua partai sepakat."

"Sejauh ini ya, cawapres Pak Jokowi semua partai hampir komunikasi ke saya sepakat harus dari kader parpol," kata Cak Imin, sapaanya.

Ia meyakini hal itu tak akan menimbulkan kegaduhan di antara partai pendukung Jokowi.

Menurut Cak Imin, partai justru akan mempertanyakan jika cawapres bukan berasal dari kader mereka. 

Cak Imin menyatakan terlalu berat pertanggungjawabannya bila jabatan wakil presiden diemban oleh sosok nonpartai.

Ia menambahkan jika cawapres Jokowi berasal dari kader partai, maka sosok tersebut terikat dengan ideologi partai sehingga kecil kemungkinan untuk menyelewengkan jabatan.

Namun, Muhaimin mengatakan hal tersebut belum disepakati Jokowi sebah masih menjadi pembicaraan di antara partai pendukung Jokowi.

"Kenapa partai politik? Karena supaya jelas kendali ideologinya."

"Dan range pertanggungjawabannya bukan pribadi."

"Kaya saya maju ini, tanggung jawab pribadi saya hilang."

"Tapi tanggung jawab PKB, tanggung jawab NU untuk Indonesia," ujar Cak Imin, dikutip TribunSolo.com dari Kompas,com.

"Tapi kalau orang yang bukan partai? Enak aja. Emang lu (kamu) siapa?" lanjut dia. (kompas.com/ Rakhmat Nur Hakim)

 

Editor: ton
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved