Kulonprogo

Pilkades Serentak Harus Tanpa Money Politic

Sebanyak 20 desa di Kulonprogo akan menggelar Pemilihan Kepada Desa (Pilkades) secara serentak pada 14 Oktober 2018.

Pilkades Serentak Harus Tanpa Money Politic
Net
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Sebanyak 20 desa di Kulonprogo akan menggelar Pemilihan Kepada Desa (Pilkades) secara serentak pada 14 Oktober 2018.

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo berharap gelaran demokrasi itu bisa dilakukan secara adil tanpa money politic.

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan, seluruh panitia dan pemangku kepentingan perlu melaksanakan tugas masing-masing secara bertanggungjawab dan berintegritas.

Termasuk juga mewaspadai titik rawan taupun hal yang perlu diantisipasi sehingga agenda pemilihan dapat melahirkan pemimpin yang benar-benar berintegritas dan berkualitas.

Ia menyebut pilkades serentak sebagai agenda yang bagus  karena dapat mengurangi potensi terjadinya money politik maupun provokasi yang negatif. 

Baca: 20 Desa di Kulonprogo Gelar Pilkades Serentak Tahun Ini

"Bila dengan money politic, hasilnya tidak akan menggembirakan. Sedangkan pilkades serentak ini bisa menciptakan kemenangan yang berkah. Pun pilkades di Kulonprogo selama ini berjalan ayem tentrem," kata Hasto dalam rapat koordinasi persiapan Pilkades serentak 2018 di Gedung Kaca, Senin (28/5/2018). 

Melalui rapat koordinasi itu diharapkannya ada kesamaan langkah di antara para pemangku kepentingan dalam melaksanakan proses demokrasi di desa bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dan merupakan Pilkades yang berintegritas dan dijauhkan dari praktik money politik.

Dengan rakor ini juga dalam rangka melakukan upaya antisipasi dini untuk meminimalisasi permasalahan dalam pelaksanaan pilkades serentak 2018. 

Hal itu dirasanya penting karena ditengarai suhu politik dalam pilkades 2018 ini akan menghangat lantaran pelaksaannya dekat dengan agenda pemilihan legislatif.

Namun begitu, Hasto tetap berharap Pilkades serentak dapat berjalan lancar dan menghasilkan kepala desa terpilih yang berkualitas dan melayani secara baik kepada masyarakat.

Baca: Pilkades Langka, Suami Istri Maju Bareng Bertarung Perebutkan Jabatan Kepala Desa

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPMD, DALDUK dan KB) Kulonprogo, Sudarmanto menyampaikan pilkades serentak pada tahun ini akan dilaksanakan di 20 desa yang kepala desanya telah memasuki akhir masa jabatan.

Rencananya, proses pemungutan suara akan dilakukan pada 14 Oktober mendatang.

"Sesuai dengan ketentuan regulasi bahwa tahapan pilkades terdiri dari persiapan, pencalonan, pemungutan suara dan penetapan. 1 Juni merupakan awal/persiapan dimulainya tahapan pilkades serentak dan direncanakan sesuai jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Oktober 2018," kata Sudarmanto. 

Adapun wilayah desa yang akan menggelar pilkades tersebar di 9 Kecamatan.

Yakni Temon (Kedundang, Demen, Temon Kulon, Kebonrejo), Wates (Ngestiharjo, Bendungan), Panjatan(Panjatan, Cerme, Krembangan), Galur (Karangsewu, Pandowan, Brosot), Pengasih (Karangsari), Lendah (Jatirejo, Ngentakrejo), Sentolo (Srikayangan, Tuksono, Sukoreno), Kokap (Kalirejo), dan Kalibawang (Banjarharjo).(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ing
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved