Gunungkidul

BKPP DIY Gelar Bazar di Pasar Argosari

Dalam bazar tersebut pihaknya menjual bahan pokok lebih rendah dibanding harga yang beredar di pasar Argosari.

BKPP DIY Gelar Bazar di Pasar Argosari
TRIBUNJOGJA/COM / Wisang Seto Pangariwibowo
Pembeli sedang membayar belanjaannya dalam bazar yang berlangsung di pasar Argosari, Kamis (24/5/2018). 

Laporan Calon Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Guna menjaga harga sembilan bahan pokok (Sembako) tetap stabil di pasaran, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) DIY menggelar bazar di Pasar Argosari Wonosari.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Sub Bidang Harga Pangan BKPP DIY Sumaryatin.

"Bazar ini bertujuan untuk menjaga harga sembako dalam keadaan stabil, tidak melonjak terlalu tinggi," terangnya disela-sela bazar, Kamis (25/5/2018).

Dalam bazar tersebut pihaknya menjual bahan pokok lebih rendah dibanding harga yang beredar di pasar Argosari.

Baca: Curi dan Jual Besi Milik Majikannya, Pria Asal Gunungkidul ini Harus Berurusan dengan Polisi

"Kami bisa menjual dibawah harga pasar karena kami memotong rantai distribusi, yang biasanya rantai distribusi tidak terlalu panjang kami persingkat, dari petani langsung ke Petani Indonesia Center lalu kami pasarkan," jelasnya.

Dalam bazar tersebut BKPP menjual beberapa bahan pokok yakni beras, gula pasir, telur ayam, dan minyak goreng.

"Seperti telur di pasar argosari dijual 25 ribu perkilo kami menjualnya 21 ribu perkilonya, untuk beras di pasar perkilonya 9.500 kami menjual perkilo 8.800," jelasnya.

Baca: Warga Hargosari Gunungkidul Butuh Air Bersih

Ia mengatakan dalam bazar ini konsumen dibatasi dalam pembeliannya, maksimal hanya dua kantong plastik.

"Kami membatasi pembelian maksimal 2 kantong plastik, agar tidak ada yang memborong dan tidak dijual lagi oleh para pedagang," tuturnya.

Sementara itu satu diantara konsumen bazar, Sulasmi mengatakan, bazar yang digelar oleh BKPP ini sangat membantu masyarakat.

"Saya sangat senang dengan adanya bazar karena harga lebih murah, saya berharap agar terus ada bazar biar pada beli di bazar ini karena ada perbedaan harga," tegasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved