Gunungkidul

Warga Hargosari Gunungkidul Butuh Air Bersih

Memasuki musim kemarau, Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari sudah mengalami kekeringan.

Warga Hargosari Gunungkidul Butuh Air Bersih
Net
Ilustrasi 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Memasuki musim kemarau, Desa Hargosari, Kecamatan Tanjungsari sudah mengalami kekeringan.

"Hampir keseluruhan masyarakat yang ada di hargosari membeli tangki air seharga 110-130 per tangkinya," terang Kepala Desa Hargosari Mugito, saat dihubungi Tribunjogja.com, Selasa (22/5/2018).

Ia juga mengungkapkan bahwa air PDAM yang mengaliri Hargosari terkadang hidup dan terkadang mati.

"Pernah warga Hargosari sempat berniat mendemo PDAM, tetapi saya cegah untuk kejadian itu, lalu saya sempat bertemu dengan pihak PDAM dan malamnya setelah saya bertemu air hidup," jelasnya.

ia mengatakan air PDAM hidup setelah ia bertemu dengan pihak PDAM pun tidak merata karena masih ada warga yang tidak mendapatkan aliran air dari PDAM.

"Mengalirnya pun tidak merata karena kondisi geografisnya ada yang di daratan rendah, ada yang di daratan tinggi. Warga yang berada di daratan tinggi tidak mendapatkan aliran air," terangnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Edi Basuki mengatakan pada hari Jumat lalu telah mengumpulkan para camat.

"Kami telah mengumpulkan para camat untuk mendapattkan data dari para camat mana yang membutuhkan droping air," katanya.

Selanjutnya ia mengatakan bahwa BPBD tidak dapat droping air per nama tetapi harus per RT.

"BPBD tidak bisa membantu air secara by name. waktu droping operator akan berkomunikasi dengan desa akan di titik mana droping air akan di berikan, jatah per RT menyesuaikan kebutuhan biasanya 4-5rb liter." tutupnya.(*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved