Kulonprogo

Ormas Dilarang Lakukan Aksi Sweeping di Kulonprogo

Polres Kulonprogo melarang seluruh organisasi kemasyarakatan melakukan tindakan kekerasan, persekusi, maupun sweeping.

TRIBUNJOGJA.COM - Kepolisian Resor Kulonprogo melarang masyarakat untuk menggunakan semua jenis petasan saat bulan puasa dan Idul Fitri 2018 ini.

Pemakaian kembang api pun harus dengan izin khusus.

Hal itu termuat dalam Maklumat Kapolres Kulonprogo nomor MAK10/IV/2018 bertanggal 17 Mei 2018.

Maklumat itu menyebutkan bahwa penggunaan kembang api berukuran 2-8 inci harus disertai izin dari kepolisian.

Sedangkan kembang api berukuran kurang dari 2 inci boleh digunakan tanpa izin khusus.

"Semua jenis petasan dilarang untuk digunakan," jelas Kasubag Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sujarwo, Minggu (20/5/2018).

Penggunaan bunga api itu juga dilarang pada tempat-tempat publik tertentu.

Di antaranya di tempat peribadahan, perumahan/pemukiman, rumah sakit, sekolah, bandara, terminal, stasiun, pelabuhan, pusat perbelanjaan, bank, perkantoran pemerintahan/swasta, dan jalan raya.

"Maklumat ini dikeluarkan untuk menjaga kekhusyukan beribadah dan menjaga situasi kemananan serta ketertiban masyarakat dalam bulan puasa dan Idul Fitri," tambah Sujarwo.

Polres Kulonprogo juga melakukan pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol sesuai peraturan daerah.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved