Malioboro
Pedagang Makanan Libur Selama Bulan Puasa, Wisatawan Malioboro Mengaku Lebih Nyaman
Pedagang makanan libur selama bulan puasa, wisatawan Malioboro lebih leluasa berwisata
Penulis: Rizki Halim | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Selama sebulan penuh, para pedagang kaki lima yang biasanya berjualan di pedestrian sisi timur Malioboro meliburkan kegiatannya.
Tentunya hal tersebut membuat pedestrian sisi timur terlihat lebih luas dan lengang, tidak seperti hari biasanya yang terbilang cukup padat.
Pantauan tribunjogja.com pada (18/5/2018) siang, para wisatawan yang berjalan di jalur tersebut terlihat lebih leluasa, dikarenakan pedestrian tersebut lebih luas dibandingkan biasanya.
Bahkan pedestrian yang cukup sepi tersebut dimanfaatkan oleh beberapa pengendara becak motor (bentor) untuk mangkal menunggu penumpang.
"Ya menjadi lebih nyaman karena jalannya lebih lebar, kalau ada pedagang sebagian jalurnya sebagian jadi ketutup," ujar Bachtiar, seorang wisatawan yang menyambangi Malioboro.
Selain itu, kegiatan wisata juga tidak tampak ramai hari ini, meskipun sudah memasuki penghujung pekan.
Sehingga pedestrian yang sudah sepi dari kegiatan jual beli makanan menjadi lebih terlihat lengang dikarenakan jumlah wisatawan yang belum terlihat banyak. (tribunjogja)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hormati-bulan-puasa-pedagang-makanan-di-malioboro-pilih-tutup-selama-ramadan_20180518_132913.jpg)