Teror ISIS di Indonesia

Kapolri: ISIS Perintahkan Teror di Indonesia

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan aksi teror yang terjadi di Indonesia karena perintah dari ISIS yang sedang terdesak

Kapolri: ISIS Perintahkan Teror di Indonesia
Montase dari Kompas.com
Aman Abdurrahman, yang dikenal sebagai pimpinan ISIS di Indonesia. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan aksi teror yang terjadi di Indonesia karena perintah dari ISIS yang saat ini sedang terdesak.

"Sehingga mereka meminta seluruh sel-sel jaringannya untuk bergerak serentak," ujar Tito Karnavian.

Menurut dia, aksi teror yang terjadi di Surabaya yang dilakukan oleh satu keluarga merupakan contohnya.

"Teror bom merupakan aksi yang diminta ISIS, yang saat ini terdesak. Tak hanya Indonesia beberapa negara juga telah terjadi pemboman," ungkap Tito di Polda Jawa Timur, Senin (14/5/2018).

Sejarah ISIS di Indonesia

Sebelumnya, dosen Ilmu Politik FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang juga pengamat gerakan politik Islam dan terorisme, M Zaki Mubarak, membeberkan bagaimana awal mula ISIS bisa sampai ke Indonesia.

Menurut dia, pada 2013, diketahui tiga tokoh penganut Tauhid wal Jihad, sebuah ideologi jihad yang muncul di Irak pada 2001, yaitu Abu Muhammad Maqdizi, Abu Musab Zarkowi, Abu Bakar Baghdadi, mendirikan ISIS.

Baca :  Operasi 'Our Eyes' Ungkap ISIS Ingin Pindah Basis ke Indonesia

Paham Tauhid wal Jihad tersebut masuk ke Tanah Air pada 2001. Orang pertama di Indonesia yang diketahui menyerap dan menyebarkan paham itu pada 2008 adalah Aman Abdurahman.

Aman mampu menerjemahkan lebih dari 50 kitab karangan Abu Muhammad Maqdizi.

Halaman
123
Editor: iwanoganapriansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved