PS Tira

PS Tira Lolos Zona Merah

Kemenangan itu membawa PS Tira terlepas zona degradasi meninggalkan Arema FC di dasar klasemen sementara.

Penulis: ang | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Pemain PS Tira, Wawan Febriyanto berusaha melewati pemain PSMS Medan saat bertanding dalam lanjutan kompetisi Gojek Liga 1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, DI yogyakarta, Jumat (11/5/2018). PS Tira menang atas tim tamu PSMS Medan dengan skor 3-2. 

TRIBUNJOGJA.COM - PS Tira berhasil memenangkan laga melawan PSMS Medan di Stadion Sultan Agung, Jumat (11/5/2018) pada pekan ke-8 Liga 1 musim ini.

Kemenangan itu membawa PS Tira terlepas zona degradasi meninggalkan Arema FC di dasar klasemen sementara.

Bek PS Tira, Ganjar Mukti berhasil membuka angka pertama buat tim berjuluk The Young Warriors ini di menit ke-7 setelah serangan pertama berhasil ditepis kiper PSMS Medan, Ahmad Fauzi.

Serangan balik Ayam Kinantan di menit ke 13 nyaris saja menyamakan kedudukan jika tendangan Frets Butuan tidak membentur tiang gawang.

Usai gol pertama, beberapa kali percobaan PS Tira berhasil digagalkan.

Bahkan peluang Gustavo Lopes yang berada di depan gawang belum bisa dimanfaatkan dengan baik.

Sebaliknya, PSMS berhasil menyamakan skor 1-1 lewat sepakan keras Frets Butuan yang hanya jadi tontonan pemain PS Tira di garis pertahanan.

Serangan bertubi-tubi PS Tira baru berbuah gol lagi setelah laga berjalan 34 menit melalui tendangan bebas Wawan Febriyanto.

Meski sempat mendapatkan tekanan yang berbahaya, sepakan tinggi Gustavo yang tidak bisa dijangkau Ahmad Fauzi berhasil menambah jarak skor menjadi 3-1 di menit 41.

Merasa di atas angin, skuat racikan Rudy Eka Priyambada justru kebobolan di tambahan waktu 1 menit usai tendangan jarak jauh Suhandi gagal diantisipasi kiper PS Tira, Syahrul Trisna.

Skor 3-2 bertahan hingga laga berakhir.

Kemenangan ini membawa PS Tira berada di posisi delapan klasemen sementara setelah sebelumnya berada di urutan kedua dari bawah.

Kondisi ditekan target untuk keluar dari zona degradasi ini jadi motivasi terbesar Manahati Lestusen Cs untuk memenangkan laga ini.

"Tim memang berusaha sekuat tenaga untuk bisa naik lagi. Pertandingan ini jadi penentu agar kami bisa lolos dari zona bawah," ungkap Ruudy Eka ditemui usai pertandingan.

Walau berhasil merengkuh kemenangan, Rudy mengaku kurang puas dengan peforma tim.

Terlebih banyak peluang lawan yang seharusmya dapat dengan mudah dipatahkan penggawanya.

"Apalagi di gol pertama. Anak-anak hanya jadi penonton bola tanpa melakukan apa-apa. Ini tidak boleh terjadi di pertandingan selanjutnya jika kami ingin tetap mempertahankan prestasi," kata dia. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved