AS Tarik Diri dari Kesepakatan Nuklir, Rouhani: Iran Siap Hadapi Semua Kemungkinan

Iran menurut Rouhani akan kembali meningkatkan kapasitas pengayaan uranium tanpa batasan dan larangan dari pihak manapun

AS Tarik Diri dari Kesepakatan Nuklir, Rouhani: Iran Siap Hadapi Semua Kemungkinan
SputnikNews
Presiden Iran Hassan Rouhani 

TRIBUNJOGJA.COM, BEIRUT - Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan Iran siap menghadapi segala dampak penarikan AS dari kesepakatan nuklir dengan Iran.

Rouhani menyebut keputusan Presiden Trump itu peperangan psikologis. Kesepakatan nuklir AS-Iran dan beberapa negara besar Eropa diteken Presiden Barrack Obama.

Perjanjian itu memiliki konsekuensi Iran menghentikan semua program nuklir, dan sanksi ekonomi politik atas Iran oleh AS dan sekutunya dilonggarkan.

Baca: Lagi, Jet-jet Tempur Israel Melesat di Kegelapan Malam Lalu Membombardir Suriah

Dengan penarikan diri itu, situasi kembali ke beberapa tahun lalu. Tensi konflik akan berada di level tertinggi, dan terbuka perlombaan senjata nuklir di Timur Tengah.

Perang terbuka sangat mungkin terjadi jika Israel menyerang langsung sasaran di wilayah Iran. Sekarang target yang diincar Israel beberapa pangkalan militer Suriah yang digunakan Iran.

"Malam ini kita melihat pengalaman sangat penting dalam sejarah kita. Selama 40 tahun terakhir, kita melihat negeri kita komitmen pada perjanjian," kata Rouhani dalam pidatonya Selasa (7/5/2018) malam waktu Teheran.

"Kita juga nyata melihat AS adalah negeri yang tidak pernah punya sumbangan apapun pada kesepakatan ini," lanjut Rouhani merujuk perjanjian nuklir AS-Iran yabg juga disokong Eropa.

Rouhani menegaskan, Iran tidak akan meninggalkan kesepakatan nuklir itu jika empat negara lain berkomitmen mempertahankannya.

"Jika kita setuju dengan empat negara lain untuk mencapai tujuan kesepakatan ini, kita akan terus berusaha. Biarkan AS menunjukkan dirinya sebagai pihak yang tak patuh pada perjanjian internasional," tegas Rouhani.

Ekonomi Iran diyakini Rouhani tetap akan bertahan meski nanti AS akan kembali memblokade. "Pertumbuhan ekonomi kita akan berlanjut, pasar tetap akan stabil," lanjutnya.

Tentang program nuklir Iran, Rouhani mengaku sudah menginstruksikan Badan Nuklir Iran agar siap melanjutkan risetnya.

Jika situasi memang mengharuskan, Iran menurut Rouhani akan kembali meningkatkan kapasitas pengayaan uranium tanpa batasan dan larangan dari pihak manapun.(Tribunjogja.com/ Sputnik/xna)

Penulis: xna
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved