Grebeg Apem

Seribu Apem Ramaikan Grebeg Apeman Kampung Tahunan

Seribu apem ramaikan Grebeg Apeman Kampung Tahunan yang digelar pada Minggu(6/5/2018).

Seribu Apem Ramaikan Grebeg Apeman Kampung Tahunan
Tribun Jogja/Cristi mahatma Wardhani
Pria-pria bertubuh kekar mengusung gunungan apem dalam acara Grebeg Apem Kampung Tahunan, Minggu(6/5/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Suara iringan musik mengiringi barisan bregodo di Kampung Tahunan, Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta, Minggu(6/5/2018).

Barisan bregodo tersebut memimpin barisan Grebeg Apem.

Terdapat dua gunungan yang diarak mengeliling Kampung Tahunan.

Gunungan apem lanang dan gunungan apem wedok.

Uniknya peserta yang mengangkat gunungan tersebut bertubuh kekar.

Dadanya dibiarkan telanjang, kemudian dilumuri glitter warna silver.

Satu di antara pengangkat gunungan, Ipung mengatakan ia dan teman-temanya sengaja berdandan unik untuk menarik perhatian penonton.

Menurutnya apeman adalah tradisi, harus terus dilestarikan. Penampilan yang unik dianggap mampu menarik masyarakat supaya terus melestarikan budaya.

"Kami bukan warga Tahunan, kami adalah klub fitness dekat Tahunan. Ya ikut untuk menyemarakkan. Glitter ini kan eye catching, biat menarik perhatian aja. Ini kan tradisi, harus ada sesuatu yang menarik, biar masyarakat tertarik," katanya.

Warga Gunungketur tersebut mengungkapkan untuk memenuhi badan dengan glitter, tubuhnya harus dipenuhi dengan baby oil. Setelah itu barulah glitter ditaburkan di tubuhnya.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved