Wisata

Kwintarto Heru Prabowo: Desa Wisata Ngringinan Butuh Sentuhan Tangan Kreator

Plt Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, berharap Ngringinan, bisa menjadi embrio desa wisata berkemajuan.

Kwintarto Heru Prabowo: Desa Wisata Ngringinan Butuh Sentuhan Tangan Kreator
Tribun Jogja/ Noristera Pawestri
Plt Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo saat mengunjungi Festival Bantul Masa Belanda di Ngringinan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM - Plt Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, berharap Ngringinan, bisa menjadi embrio desa wisata berkemajuan.

Menurutnya, Desa wisata Ngringinan, Palbapang, Bantul memiliki banyak potensi menjadi kampung wisata Belanda.

Hanya saja perlu dikembangkan lebih lanjut dan disentuh oleh tangan kreator.

Kreator dalam pengembangan desa wisata, dikatakan Kwintarto berperan sangat penting dalam kemajuan wisata.

"Sesuatu yang tidak memiliki nilai apa-apa, tapi semua itu bisa disulap, bisa menjadi bagus ketika ada kreator," ungkapnya.

Ia mencontohkan, kampung Mataraman di Panggungharjo yang awalnya hanya sawah, namun di tangan kreator, yang awalnya hanya sawah bisa menjadi tempat pertemuan yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi.

Apalagi, di Ngringinan, menurut Kwintarto sudah memiliki potensi wisata yang bagus. Di antaranya, bangunan-bangunan bersejarah peninggalan Belanda.

"Di Ngringinan ini ada rumah sakit, Sekolah Dasar, Pabrik Gula dan sumur tua yang semuanya itu peninggalan zaman Belanda," ujar Kwintarto.

Bangunan-bangunan bersejarah itu memang perlu inovasi oleh tangan kreator sehingga menjadi data tarik bagi wisatawan.

"Festival Bantul Masa Belanda ini bagian dari proses. Sehingga, perlu penanganan lebih jauh untuk dikembangkan," ucapnya.

Selain potensi dari bangunan bersejarah, Kwintarto juga berharap Desa Wisata Ngringinan bisa mengembangkan sentra industri UMKM yang ada.

"Di Ngringinan juga ternyata ada UMKM, industri di masyarakat dari enceng gondok yang di ekspor ke Perancis. Katanya sudah kontak 15 tahun untuk ekspor. Ini kan potensi untuk bisa dikembangkan," ungkapnya. (tribunjogja)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved