Breaking News:

Bantul

Suharsono Sebut Pisang Bantul Jauh Lebih Enak Daripada Pisang Luar Negeri

Hasil dari pertanian buah pisang di wilayah Bantul tidak kalah dengan para petani pisang yang ada di luar negeri

Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Seorang petani tengah memotong buah pisang miliknya dalam Festival Pisang Bantul 2018 di kebun Mangunan, Rabu (2/5/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul, Suharsono, ditemani sang Istri, Erna Kusmawati, hadir dan menyempatkan diri untuk membuka Festival pisang Bantul 2018 di kebun Buah Mangunan, Rabu (02/5/2018) siang.

Usai membuka, ia sempat meninjau beberapa pisang petani yang dipamerkan dalam festival tersebut.

Menurutnya, hasil dari pertanian buah pisang di wilayah Bantul tidak kalah dengan para petani pisang yang ada di luar negeri.

"Pengalaman saya kalau ada pisang impor, pisang punya kita nggak kalah. Malah jauh lebih enak punya kita," ujar Bupati.

"Pisang luar negeri didalamnya kecil-kecil. Pisang kita besar-besar dan seger," imbuh dia, sembari tersenyum.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, bahwa lahan di Kabupaten Bantul terutama di wilayah Mangunan sangat cocok untuk ditanami pohon pisang.

Lahannya subur, sehingga sangat bagus apabila warga bisa memanfaatkan tanah untuk dijadikan kebun buah daun memanjang ini.

"Hari ini (buah pisang) kita lombakan, festival pisang. Bagus sekali, semua lahan subur, warga bisa nanem pisang. Tanah ini cocok untuk tanam pisang," urainya.

Festival pisang sendiri digagas oleh Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan, Bantul. Melibatkan petani-petani pisang dari 17 kecamatan yang ada di wilayah Bantul.

Diadakannya festival ini untuk menggairahkan semangat para petani pisang. Selain itu juga untuk mengenalkan pisang Bantul kepada masyarakat luas hingga mancanegara.

Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan, Bantul, Pulung Haryadi mengatakan dengan adanya festival ini kedepan diharapkan buah pisang bisa menjadi komoditas unggulan Kabupaten Bantul.

"Pisang ini kita upayakan menjadi komoditas unggulan asli Bantul, bahkan kita harapkan juga bisa ekspor. Kita sudah mengenalkan pisang ini sampai ke Italia, tapi belum ekspor, mudah-mudahan nanti bisa ekspor," harapnya. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved