Sains

Pembangkit Listrik Buatan Rusia Ini Disebut 'Titanic Nuklir.' Begini Kemampuannya

Jika sesuai rencana, pembangkit listrik berjuluk Akademik Lomonosov ini akan menjadi aset besar bagi Rusia.

Pembangkit Listrik Buatan Rusia Ini Disebut 'Titanic Nuklir.' Begini Kemampuannya
theecologist.org
ilustrasi nuklir

"Bertentangan dengan klaim mengenai keselamatan, lambung kapal yang datar dan pembangkit listrik nuklir terapung ini akan sangat rentan terhadap tsunami dan badai," imbuhnya.

Menjawab kekhawatiran ini, perusahaan pembuatnya, Rosatom mengklaim bahwa Akademik Lomonosov hampir tahan terhadap tsunami dan bencana alam lainnya.

Baca: Rusia Kembangkan Teknologi Anti Rudal Nuklir Mutakhir, Seperti Ini Kecanggihannya

Mereka menyebut, semua tindakan keamanan telah diambil untuk mencegah bencana nuklir.

"Lomonosov dirancang dengan tingkat keamanan yang sangat besar yang melebihi semua kemungkinan ancaman dan membuat reaktor nuklir tak terkalahkan untuk tsunami dan bencana alam lainnya," kata pihak perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

"Selain itu, proses nuklir di unit daya apung memenuhi semua persyaratan dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan tidak menimbulkan ancaman terhadap lingkungan," tambahnya.

Pembangkit listrik ini rencananya akan selesai pada 2019 mendatang.

Meski begitu, ini bukan pembangkit listrik tenaga nuklir terapung pertama di dunia.

Sebelumnya, sudah ada Sturgis milik Angkatan Darat AS yang dipasang di Panama sepanjang perang Vietnam.

Kapal ini dilengkapi reaktor nuklir 10MW dan menyediakan listrik hingga 1976.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rusia Bikin "Titanic Nuklir", Apa Itu?", https://sains.kompas.com/read/2018/05/02/183400223/rusia-bikin-titanic-nuklir-apa-itu-.
Penulis : Resa Eka Ayu Sartika
Editor : Resa Eka Ayu Sartika

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved