regional

Viral Medsos: Subhanallah, Dua Warga Kebumen Berangkat Haji Menggunakan Sepeda Onthel

Subhanallah, dua warga Kebumen berangkat haji menggunakan sepeda onthel. Mereka sudah berangkat dan dilepas oleh warga.

Viral Medsos: Subhanallah, Dua Warga Kebumen Berangkat Haji Menggunakan Sepeda Onthel
Facebook/Cuinx Berkelana
Warga Kebumen tengah mendoakan dua orang yang hendak berangkat haji dengan menggunakan sepeda onthel. 

TRIBUBJOGJA.COM - Melaksanakan rukun Islam yang ke-5, yakni beribadah haji, adalah harapan terbesar bagi setiap muslim.

Lazimnya, orang-orang akan berangkat haji menggunakan pesawat, dengan masa tunggu yang sudah bertahun-tahun.

Namun, dua pria di Kebumen justru berangkat haji dengan cara yang tak biasa.

Mereka berangkat beribadah ke Tanah Suci dengan mengayuh sepeda, dan akan melanjutkan perjalanan dengan kapal.

Keberangkatan dua pria itu untuk beribadah haji dengan sepeda, diviralkan oleh pengguna Facebook Cuinx Berkelana.

"Tangi gasik ngormati Tindak Haji Numpak Sepeda,,
Nembe tindak saking Sidomoro Bulus pesantren kebumen,
Pandongane lur mugi slamet awal dumugi Ahir. (Bangun pagi menghormati keberangkatan haji naik sepeda. Baru berangkat dari Sidomoro, Bulus Pesantren, Kebumen, doanya lur semoga selamat awal hingga akhir," tulis Cuinx.

https://m.facebook.com/ groups/260464150634628?view= permalink&id=2131130463567978

Warganet lain yang juga menyaksikan keberangkatan dua pria itu, yakni Badrun Alamsyah Ille, bercerita pada TribunJogja.com, salah satu pria tersebut adalah tetangganya.

Yang bersangkutan masih satu RT dengannya dan berangkat bersama seorang pria dari kecamatan yang berbeda.

Keduanya berusia sekitar 45 tahun.

"Sudah niat dari dulu waktu masih di pesantren. Tetangga saya namanya Nurrudin," ungkap Badrun.

Keberangkatan dua orang asal Kebumen yang hendak naik haji menggunakan sepeda onthel.
Keberangkatan dua orang asal Kebumen yang hendak naik haji menggunakan sepeda onthel. (Facebook/Cuinx Berkelana)

Dari cerita yang didengar Badrun, kemungkinan kapal laut yang akan mereka tumpangi, harus transit di India.

Ditelusuri dari berbagai sumber, Nurrudin dan temannya diperkirakan akan melewati Tanjung Priok, Laut Jawa, Selat Malaka (di antara Thailand, Malaysia, Indonesia dan Singapura), Teluk Bengala (India dan Bangladesh), Samudera Hindia (Yaman, Sri Lanka dan India), Selat Bab el Mandeb (Yaman), Laut Merah di Arab Saudi, lalu Pelabuhan Jeddah. (*)

Penulis: say
Editor: Hari Susmayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved