Tempoyak, Sensasi Kuliner Khas Palembang yang Berbahan Utama Durian
Siapa sangka, jika buah durian dapat diolah menjadi sajian lauk yang nikmat disantap bersama nasi putih. Silakan coba tempoyak
TRIBUNJOGJA.COM - Buah durian, umumnya dijadikan kudapan seperti sop durian atau pancake, selain bisa langsung dilahap.
Namun siapa sangka, jika buah durian dapat diolah menjadi sajian lauk yang nikmat disantap bersama nasi putih.
Durian tersebut diolah menjadi makanan bernama tempoyak. Tempoyak merupakan makanan khas rumpun bangsa Melayu yang terdapat di Sumatera dan Kalimantan, juga semenanjung Malaysia.
Tempoyak adalah masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi.
Tempoyak merupakan makanan yang biasanya dikonsumsi sebagai lauk saat menyantap nasi.

Tempoyak juga dapat dimakan langsung, namun hal ini jarang sekali dilakukan karena banyak yang tidak tahan dengan keasaman dan aroma dari tempoyak itu sendiri.
Selain itu, tempoyak juga dijadikan bumbu masakan. Citarasa dari Tempoyak adalah asam, karena terjadinya proses fermentasi pada daging buah durian yang menjadi bahan bakunya.
Tempoyak dikenal di Indonesia, terutama di Bengkulu, Palembang, Lampung, Jambi, dan Kalimantan. Selain itu, makanan ini juga dikenal di Malaysia.
Di Palembang, tempoyak dimasak dengan campuran utama ikan, namun ada pula yang mengolahnya dengan daging sapi dan daging ayam.
Apakah Anda tertarik mencoba makan tempoyak? (Adrie P. Saputra/Intisari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tempoyak-ikan_20180429_233456.jpg)