PSIM Yogyakarta

Dijatuhi Sanksi Pengurangan Poin, Pelatih PSIM : Ini Ujian

PSIM Yogyakarta mendapat sanksi tersebut karena tak segera melunasi tunggakan gaji terhadap tiga mantan pemainnya.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
PSIM JOGJA 

TRIBUNJOGJA.COM- Kabar tidak mengenakkan harus diterima kontestan Liga 2 2018 asal Yogyakarta, PSIM yang harus menerima sanksi berupa pengurangan sembilan poin.

PSIM Yogyakarta mendapat sanksi tersebut karena tak segera melunasi tunggakan gaji terhadap tiga mantan pemainnya asal Belanda yaitu Lorenzo Rimkus, Emile Linkers, dan juga Kristian Adelmund yang membela PSIM pada  Divisi Utama musim 2012 yang lalu.

Tunggakan gaji itu merupakan kasus yang terjadi pada enam tahun lampau atau tepatnya di musim 2012 saat tim-tim kasta kedua atau Divisi Utama masih diizinkan memakai pemain asing.

Menanggapi hal tersebut, pelatih PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto tak menampik hal tersebut membuat para pemainnya terpukul. 

Erwan pun menganggap hukuman yang menimpa PSIM ini sebagai sebuah ujian.

"Ini menjadi beban bagi pemain, mereka juga bertanya-tanya apa yang terjadi. Tapi, saya meminta mereka menyikapinya sebagai sebuah ujian," kata Erwan.

Erwan pun bersikap tenang, dan enggan menjadikan sanksi ini menjadi sebuah kelemahan bagi Laskar Mataram, sebaliknya ia para pemain makin termotivasi untuk memenangkan setiap laga tanpa menghiraukan situasi yang menimpa saat ini.

Lebih lanjut, pelatih asal Magelang ini pun tak menampik pengurangan 9 poin membuat langkah timnya makin berat.

Terlebih timnya usai menerima kekalahan 1-3 dari Madura FC meskipun sempat bermain imbang 1-1 di babak pertama.

"Kami realistis saja, targetnya tetap bertahan di Liga 2. Apalagi dengan sanksi pengurangan poin, tentu bertahan saja sudah capaian yang baik," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved