Bisnis

Indonesia Masih Belum Punya Arah Jelas dalam Pengembangan Kopi

Saat ini Indonesia hanya berada di posisi empat penghasil kopi terbesar di dunia di belakang Brasil, Vietnam, dan Kolombia.

Indonesia Masih Belum Punya Arah Jelas dalam Pengembangan Kopi
ist
Ilustrasi 

Pemerintah memprediksi bakal ada lesatan konsumsi kopi domestik dalam beberapa tahun mendatang.

Baca: Goni Bekas Kopi dan Kakao Disulap Jadi Tas Cantik

Untuk itu, Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian telah menyiapkan beberapa strategi guna mengantisipasi hal itu.

"Pertama kali kan ada jangka pendek, menengah, dan panjang. Yang paling mudah itu memangkas pohon kopi yang bisa dilakukan dalam dua tahun dari sekarang," kata Penasihat Kebijakan Kemenko Perekonomian Lin Che Wei.

Kemudian, lanjut Lin Che Wei, strategi berikutnya adalah dengan mengembangkan keahlian para petani kopi agar bisa berdampak lebih baik terhadap hasil panen.

Hal lain yang akan dilakukan Kemenko Bidang Perekonomian adalah dengan memisahkan lahan pertanian kopi jenis robusta dan arabika dengan tujuan meningkatkan produksi kopi menjadi tiga sampai empat kali lipat.

Baca: Bukan Penyuka Kopi? Kemungkinan Kamu Punya Gen Unik Ini

"Market keduanya ini berbeda, makanya harus dipisahkan. Robusta untuk mendorong mass market, sedangkan arabika untuk high value produk kopi," imbuh Lin Che Wei.

Strategi lainnya yang tak kalah penting adalah dengan memperkenalkan industri kopi ke sektor pendidikan.

Untuk itu, Kemenko Bidang Perekonomian berencana mendirikan SMK Kopi.

Halaman
1234
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved