Jawa

Dewan Berikan Catatan pada LKPJ Bupati Magelang, Masih Banyak Kekurangan

LKPJ Bupati ini dinilainya sebagai laporan bentuk pelaksanaan dengan realisasi program kegiatan tanpa disertai argumentasi

Dewan Berikan Catatan pada LKPJ Bupati Magelang, Masih Banyak Kekurangan
TRIBUNJOGJA.com / Rendika Ferri
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magelang memberikan catatan terhadap laporan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Magelang Tahun Anggaran 2017.

Catatan yang diberikan dewan antara lain banyaknya pengadaan tanah tak terealisir, serapan anggaran OPD yang tinggi sementara realisasinya rendah, kondisi jalan yang rusak hingga keberadaan GTT yang masih memprihatinkan.

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Magelang, Budi Supriyanto, mengatakan, banyak catatan yang diberikan oleh kalangan dewan seperti pembelian tanah untuk Kecamatan Mertoyudan yang tak terealisasi.

Selain itu juga pengadaan tanah untuk pembangunan perpustakaan di wilayah Eks Kawedanan sebesar Rp 6,1 M yang tidak terserap.

"Hal ini menyebabkan pembangunan kantor kecamatan Mertoyudan tertunda. Kami juga menilai pemkab kurang serius untuk menyediakan pelayanan perpustakaan di wilayah,” ujar Budi, Jumat (27/4/2018).

Baca: Trenyuh ! Ketua DPRD Magelang Rela Lesehan di Pramex Sambil Peluk Anak

Budi juga mengatakan, banyaknya OPD/SKPD yang bermasalah dengan serapan anggaran.

Sejumlah OPD menganggarkan anggaran terlalu tinggi tanpa perencanaan yang matang, sementara realisasinya rendah.

"Seperti kegiatan di Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah sangat rendah yaitu 34,42 persen, karena ada kegiatan yang belum dilaksanakan tanpa adanya rincian dan penjelasan kegiatan yang belum dilaksanakan tersebut," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved