Sains

Bagaimana Jadinya Bila Seekor Badak Menjalani CT Scan?

Mengingat bobotnya yang lebih dari 1.000 kilogram, tidak memungkinkan untuk Layla dipindahkan ke rumah sakit hewan

Bagaimana Jadinya Bila Seekor Badak Menjalani CT Scan?
Newsweek
Sathya Chinnadurai, dokter hewan senior untuk Chicago Zoological Society, memantau badak hitam bernama Layla (7,5) saat ia menjalani CT scan di dalam kebun binatang Chicago Zoological Society. 

TRIBUNJOGJA.COM - Seekor badak hitam berusia 7,5 tahun bernama Layla yang mendiami Chicago Zoological Society, didiagnosis mengalami pertumbuhan hidung yang terhambat sehingga menyulitkannya bernapas pada Desember 2017.

Dokter pun telah mengupayakan pengobatan dan operasi untuk menangani hal tersebut.

Selain pengobatan, dokter hewan kebun binatang setempat memutuskan agar Layla menjalani CT Scan untuk menemukan sumber dan tingkat infeksi, agar tim dokter dapat memperbaikinya.

Mengingat bobotnya yang lebih dari 1.000 kilogram, tidak memungkinkan untuk Layla dipindahkan ke rumah sakit hewan di Brookfield Zoo, di luar Chicago.

Baca: Naluri Sang Induk Badak Sukses Menggagalkan Serangan Hyena

Untuk menangani hal tersebut, akhirnya dokter menyarankan untuk meletakkan Layla di CT Scan portabel yang bisa dibawa ke kandang.

Dilansir Newsweek, Rabu (25/4/2018), sebuah perusahaan bernama NeuroLogica setuju meminjamkan alat pemindai CT 32-slice portabel bertenaga baterai untuk melakukan pemindaian pertama di dunia pada badak.

40 staf kebun binatang serta teknisi dari NeuroLogica bekerja sama memindahkan Layla ke alat pemindaian portabel tersebut.

Setelah pemindaian, Layla beristirahat di area khusus.

Dokter hewan memeriksa hasil pemindaian dan akhirnya menemukan sumber infeksi, yakni jaringan abnormal yang muncul di salah satu rahang atas Layla.

Kini dokter hewan sedang merencanakan untuk membuang semua jaringan abnormal tersebut agar Layla tak mengalami gangguan lagi.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pertama di Dunia, Badak Jalani CT Scan di Kebun Binatang", https://sains.kompas.com/read/2018/04/27/100100523/pertama-di-dunia-badak-jalani-ct-scan-di-kebun-binatang.
Penulis : Gloria Setyvani Putri
Editor : Gloria Setyvani Putri

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved