DIY

Deretan Tambak Udang di Pesisir Pantai Selatan Bermasalah

Sebagian besar tambak udang yang berlokasi di sepanjang sempadan pantai selatan DIY, diduga tidak mengantongi izin yang sah.

Deretan Tambak Udang di Pesisir Pantai Selatan Bermasalah
Net
Ilustrasi

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagian besar tambak udang yang berlokasi di sepanjang sempadan pantai selatan DIY, diduga tidak mengantongi izin yang sah.

Kalangan legislatif pun berharap, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY bisa mengambil sikap.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Perda No 2 Tahun 2017 tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat, Sukarman, mendesak pihak eksekutif, supaya bisa melakukan pendataan deretan tambak udang tersebut, sesegera mungkin.

"Kita sudah melakukan pemantauan di wilayah pantai selatan. Di sana, banyak sekali dipakai oleh masyarakat, untuk kegiatan tambak udang," katanya, saat dijumpai di Gedung DPRD DIY, Kamis (26/4/2018).

Pasalnya, dalam paragraf kedua Perda No 2/2017 mengenai tertib pantai, telah disebutkan bahwa setiap orang dilarang membuat bangunan permanen atau semi permanen di zona sempadan pantai, kecuali bangunan yang diperuntukkan antara lain sebagai pendukung kegiatan penjagaan pantai dan sistem peringatan dini.

Baca: Petambak Udang Glagah Pilih Panen Dini. Alasan Tak Biasa

"Kalau menurut dengan aturan tadi, ada (bangunan) 12 mil dari bibir pantai, itu jelas pelanggaran. Maka, kami rekomendasikan pada gubernur untuk lakukan pendataan. Tentunya, juga ditindaklanjuti dengan penertiban," jelasnya.

Terlebih, di kawasan sempadan pantai, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No 51/2016, daratan sepanjang tepian pantai minimal 100 meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat.

Lebih lanjut, Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu menuturkan, deretan tambak udang yang disinyalir melanggar aturan tersebut, berada di wilayah Kulonprogo, atau tepatnya di sepanjang pantai selatan Galur, yang berjajar hingga hampir mencapai Temon.

"Kalau di sebrangnya lagi, ada di Jangkaran, itu banyak sekali yang (tambaknya) di batas 12 mil dari ombak tertinggi," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: aka
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved