Gunungkidul

Dua Sekolah di Gunungkidul Terdampak Pemadaman Listrik Ketika UNBK

Terjadi mati listrik saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada hari ke dua, Selasa (24/4/2018) tepatnya pukul 7.55 WIB.

Dua Sekolah di Gunungkidul Terdampak Pemadaman Listrik Ketika UNBK
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Kepala SMPN 3 Wonosari, Mulyadi saat menunjukan genset yang ada di sekolahnya, Selasa (24/4/2018). 

Laporan Calon Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Terjadi mati listrik saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada hari ke dua, Selasa (24/4/2018) tepatnya pukul 7.55 WIB.

Kejadian tersebut berdampak di SMPN 3 Wonosari dan SMP Kanisius Wonosari.

Kepala SMPN 3 Wonosari Mulyadi membenarkan hal tersebut ia mengatakan siswanya sempat berhenti mengerjakan soal selama 5 menit.

"Sekolah kami sudah mempersiapkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti ini (mati listrik) kami telah menyiapkan genset, jadi ketika listrik padam kami langsung menghidupkan genset sehingga siswa dapat melanjutkan mengerjakan soal kembali," terangnya.

Baca: Jalani UNBK Tingkat SMP Hari Kedua, Pedangdut Tasya Rosmala Pasang Muka Manyun

Selanjutnya mulyadi mengatakan siswa tidak terganggu dengan kejadian mati listrik, karena telah memberi pemahaman terhadap anak didiknya.

"Karena sudah mengkondisikan psikologisnya anak-anak, mereka tidak ada yang panik, karena telah diberi penjelasan jauh hari," terangnya.

Sedangkan kepala SMP Kanisius Wonosari Yohanes Nugraha menjelaskan pihaknya juga terkena imbas mati listrik, dan siswa harus berhenti selama 45 menit.

Baca: UNBK SMP Akan Gunakan HOTS, Apa Itu? Ini Penjelasannya!

"Setelah listrik mati kamiblangsung menelpon langsung pihak PLN ternyata ada trafo yang meledak, kami memang sudah ada genset, tetapi tidak serta merta ketika genset hidup langsung bisa digunakan karena biar voltasenya terpenuhi terlebih dahulu baru bisa digunakan jika voltase belum memenuhi genset bisa rusak, UNBK berlangsung 4 hari jika genset rusak bisa menyulitkan untuk esok harinya," terangnya.

Atas kejadian ini. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bahron Rasid mengimbau kepada anak didik yang ikut UNBK agar tidak panik jika terjadi mati listrik.

"Kami selalu kontak dengan PLN, disisi pemeliharaan di pln tidak ada kejadian ini faktor alam, kami mengimbau untuk anak-anak tidak panik ketika ada masalah seperti mati listrik, karena tidak mempengaruhi waktu pengerjaan," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved