Gunungkidul

LSM Nilai Launching Website Gunungkidul Hamburkan Anggaran

Pemerintah melalui Kominfo membenahi website yang sudah ada. Jika website belum terintegrasi, bukan membuat website baru lalu dilaunching.

LSM Nilai Launching Website Gunungkidul Hamburkan Anggaran
internet
Pemkab Gunungkidul

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL- Acara launcing website Gunungkidul dinilai hamburkan dana.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jejaring Rakyat Mandiri (Jerami) saat dihubungi Tribunjogja.com, Senin (23/4/2018).

"Menurut saya website dilauncing atau tidak jika kontennya tidak sesuai dengan realita hanya menghambur-hamburkan anggaran saja, jika sudah website kenapa harus dilaunching kembali," terangnya.

Menurutnya pemerintah melalui Kominfo membenahi website yang sudah ada.

Jika website belum terintegrasi, bukan membuat website baru lalu dilaunching.

"Jika website yang sudah ada belum terintegrasi maka dibenahi cari orang yang memang kompeten di bidangnya, jika itu sudah dilakukan maka tidak perlu dilakukan launching web semacam itu," jelasnya.

Selanjutnya Rino mengatakan perlu adanya pembenahan di pihak kominfo, jika tidak ada pembenahan nanti akan terulang kembali.

"Apa gunanya Kominfo jika website yang dulu tidak dibenahi lalu membuat baru dan melakukan launching website kembali, kawatirnya nanti jika website baru ini tidak dikelola dengan baik apa terus buat website kembali lalu dilakukan launching kembali?," terangnya.

Selanjutnya Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Drajad Ruswandono mengatakan bahwa website yang dilaunching beberapa waktu lalu memang ada kekurangan di konten dan itu menjadi tugas dari pemerintah desa, unit pelayanan teknis (UPT).

"Untuk konten itu menjadi tugas dari desa,puskesmas, atau UPT terkait, jadi konten yang diunggah secara real time akan menjadi tambahan penilaian untuk mendapatkan tunjangan," terangnya.

Drajad mengatakan akan tetap mengawal website baru yang sudah dilauncing agar tidak terbengkalai.

"Diharapkan dengan web itu dapat mengakselerasi kinerja Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, kami berharap kami mencoba betul-betul mengawal agar tidak terjadi setelah launching menjadi tidak optimal, kami juga telah mendorong teman-teman di desa untuk menginformasikan apapun," tutupnya.(*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved