Breaking News:

Sleman

Diduga Epilepsi Kambuh Saat Kendarai Motor, Warga Sleman Ditemukan Tewas di Pinggir Sungai

Dari hasil pemeriksaan medis yang dilalukan tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan dan kekerasan.

Penulis: rid | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Satu unit sepeda motor jenis matik yang ditemukan di atas tubuh seorang pria yang tergolek tak bernyawa di daerah Wedomartani, Ngemplak, Sleman kemarin Sabtu, (21/4/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Warga Wedomartani, Ngemplak, Sleman dikejutkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal di pinggir sungai, tpoatnya di dekat Jembatan Candi Gebang, Wedomartani, Ngemplak, Sleman kemarin, Sabtu (21/4/2018).

Tak hanya itu, di dekat lokasi penemuan juga ditemukan satu unit sepeda motor jenis matik nomor polisi AB 4908 RZ dalam keadaan rusak.

Dari hasil penyelidikan sementara petugas, diduga pria tersebut meninggal usai penyakit yang diidapnya kambuh saat mengendarai sepeda motor tersebut.

Diungkapkan Kapolsek Ngemplak, Kompol Sugiyarta bahwa kejadian tersebut bermula saat seorang pemulung yang melintas di sekitaran jembatan tersebut mengetahui seorang pria dengan kondisi kaku dan sama sekali tidak bergerak.

Lanjutnya, mengetahui hal itu, pemulung tersebut memberitahukan ke warga setempat dan setelah diketahui dalam keadaan meninggal warga langsung melaporkan kepada pihaknya.

Mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian bersama tim medis.

Diketahui pula bahwa pria yang meninggal tersebut bernama Sidik Susilo (34), warga Condongcatur, Depok, Sleman.

Mengenai sepeda motor yang ditemukan pihaknya di dekat lokasi penemuan kondisinya rusak seperti menabrak sesuatu.

Sambungnya, untuk kondisi sepeda motor jenis matik tersebut saat ditemukan kondisinya rusak pada roda depan dan belakang serta body bagian belakang pecah karena membentur dengan suatu benda yang keras.

"Jadi untuk dugaannya, saat mengendarai sepeda motor korban jatuh di pinggir sungai. Itu karena korban bersama motornya ada di satu lokasi. Untuk penyebabnya apa belum tahu, karena kasusnya saat ini ditangani Polres Sleman," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Minggu (22/4/2018).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved