Jawa

Pulihkan Psikologi Anak Korban Bencana, Mensos Gandeng LPAI

Menteri Sosial Republik Indonesia, Idrus Marham berkomitmen untuk pemulihan kondisi psikologis pada korban bencana gempa di Banjarnegara.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Mensos RI, Idrus Marham saat menghadiri Perayaaan HUT SPAK Ke-4 di titik nol kilometer kota Yogyakarta, Sabtu (21/4/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menteri Sosial Republik Indonesia, Idrus Marham berkomitmen untuk pemulihan kondisi psikologis pada korban bencana gempa di Banjarnegara.

Untuk pemulihan psikologi pada anak-anak, ia mengaku akan menggandeng Lembaga Perlindungan Anak Indoensia (LPAI).

"Untuk pendampingan psikolog anak. Kita ada LPAI, lembaga perlindungan anak Indonesia, mitra kita Kak Seto (Mulyadi), nanti kita akan bicarakan itu ke arah sana," ujar Idrus, kepada awak media saat menghadiri perayaan hari ulang tahun Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) di titik nol kilometer, kota Yogyakarta, Sabtu (21/4/2018)

Ia menuturkan, pihaknya sudah menurunkan sejumlah bantuan logistik dilokasi bencana Banjarnegara.

Hal ini dilakukan dalam upaya cepat tanggap bencana.

"Sudah kita menurunkan tim dari Tagana dan dari kementerian sosial sendiri. Kita sudah memberi bantuan kepada mereka. Dalam rangka gerakan cepat. Yaitu memberikan bantuan sembako, tenda-tenda. Supaya (korban) tidak kehujanan," ujarnya.

Pemberian bantuan tersebut, dikatakan Idrus, sudah dilakukan oleh jajarannya sejak dua hari lalu pasca kejadian.

"Dua hari setelah kejadian kita langsung turun. Sampai kapan, nanti Kita lihat kondisinya seperti apa," papar dia.

Sementara itu, untuk bantuan berupa renovasi bagi sejumlah rumah warga yang roboh akibat diguncang gempa, Idrus mengaku pihaknya belum bisa memutuskan, karena membutuhkan komunikasi lebih lanjut dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

"Rumah roboh nanti kita akan bicarakan dengan Pemda, nanti seperti apa (Bantuannya).Bagaimana caranya," ujarnya.

"Presiden hari senin akan kesana (Banjarnegara). Saat ini Staff saya sudah ada disana," imbuh dia.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan 4.4 magnitudo pada Rabu (18/4/2018) lalu, menguncang Kabupaten Banjarnegara.

Akibat bencana tersebut 3 orang dikabarkan meninggal dunia dan ratusan lainnya terpaksa mengungsi.

Selain merenggut korban jiwa, gempa ini juga merobohkan sejumlah bangunan dan rumah warga. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved