Regional

Tersembunyi, Gelap dan Pengap, Inilah Penampakan 'Dapur Rahasia' Tempat Miras Oplosan Diracik

Selain peracikan, juga pengemasan miras oplosan dalam botol plastik yang biasa digunakan untuk air minum dalam kemasan

Tersembunyi, Gelap dan Pengap, Inilah Penampakan 'Dapur Rahasia' Tempat Miras Oplosan Diracik
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Bunker di dalam rumah milik tersangka kasus minunan keras oplosan, Samsudin Simbolon (51) di Jalan Bypass Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung tempat beroperasinya pabrik minyak oplosan yang menewaskan puluhan orang 

TRIBUNJOGJA.COM - Samsudin Simbolon (50), produsen minuman keras (miras) oplosan yang mengakibatkan puluhan orang tewas, meracik produknya di tempat tersembunyi.

Ia menggunakan sebuah ruangan di bawah tanah di rumahnya di Jalan Bypass, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Ruangan bawah tanah atau bunker itu persis di bawah kolam renang di belakang rumah tersebut.

Dikutip tribunjogja.com dari Tribun Jabar, ruangan bunker memanjang dengan ukuran sekitar 40 meter persegi.

Hanya ada satu sekat ruangan berukuran 3 meter persegi bunker tersebut.

Suasana pengap dan cukup panas terasa di bunker tersebut.

"Ruangan yang disekat ini untuk meracik alkohol, pewarna, methanol," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar, Kombes Enggar Pareanom saat menggelar konferensi pers yang dipimpin Wakapolri Komjen Syafrudin di rumah itu, Kamis (19/4/2018).

Di ruangan tersebut, di satu dinding yang langsung berbatasan dengan sawah dipasang 15 exhaust atau kipas angin untuk membuang udara dari dalam ke luar.

Samsudin Simbolon (50), produsen minuman keras (miras) oplosan yang mengakibatkan puluhan orang tewas, meracik produknya di tempat tersembunyi. TRIBUN JABAR/SELI ANDINA MIRANTI
Samsudin Simbolon (50), produsen minuman keras (miras) oplosan yang mengakibatkan puluhan orang tewas, meracik produknya di tempat tersembunyi. TRIBUN JABAR/SELI ANDINA MIRANTI ()

Selain itu, dinding juga dilubangi oleh pipa sebanyak 10 buah. Enam kipas angin juga dipasang di sejumlah sudut dinding.

"Kipas angin ini untuk membuang bau methanol yang menyengat keluar. Saat kami pertama menggeledah, menyengat sekali bau methanolnya. Lubang pipa itu untuk agar udara masuk," ujarnya.

Halaman
12
Editor: dik
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved