Ekonomi

Kurs Rupiah Melemah di Level Rp13.893 per Dolar AS, Begini Penjelasan BI

Tekanan yang muncul karena adanya dinamika global menjadi salah satu alasannya.

Kurs Rupiah Melemah di Level Rp13.893 per Dolar AS, Begini Penjelasan BI
Tribunnews.com/Herudin
Nilai tukar rupiah terhadap dollar 

TRIBUNJOGJA.COM - Bank Indoneia menyatakan, pelemahan rupiah hari ini terjadi karena ada risiko eksternal.

Tekanan yang muncul karena adanya dinamika global menjadi salah satu alasannya.

"Tekanan yang muncul dinamika global di AS menjadi faktor, menyebar ke semua mata uang emerging (negara-negara berkembang)," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo, Jumat (20/4/2018).

Meskipun demikian, ada pula beberapa hal di dalam negeri yang harus diperhatikan antara lain membesarnya defisit transaksi berjalan pada tahun 2018 dibandingkan pada tahun lalu.

Kondisi tersebut disebabkan meningkatnya impor bahan baku dan barang modal.

Dody menyebut, melebarnya defisit transaksi berjalan tersebut merupakan konsekuensi ekonomi yang bergerak.

Selain itu, ada pula risiko intlasi karena kemungkinan harga minyak dunia yang mengalami kenaikan.

"Tapi rencana pemerintah tidak menaikkan (harga) BBM bersubsidi juga menjadi salah satu poin menjaga daya beli," tutur Dody.

Menurut dia, bank sentral akan terus menjaga agar sasaran inflasi tetap tercapai.

Bank sentral memproyeksikan inflasi berada pada level 3,5 plus minus 1 persen pada tahun ini.

Halaman
12
Editor: ton
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved