Jawa

Belum Semua Daerah di Indonesia Terapkan Regulasi Kawasan Tanpa Rokok

Hal ini menjadi alasan belum maksimalnya aturan KTR yang ada di Indonesia.

Belum Semua Daerah di Indonesia Terapkan Regulasi Kawasan Tanpa Rokok
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri K
Ketua Aliansi bupati/walikota peduli kawasan tanpa rokok, Hasto Wardoyo mengatakan, usai pelatihan regulasi kawasan tanpa rokok di Magelang, Kamis (19/4/2018). 

Ia mengatakan salah satu kendala yang dihadapi dalam penerapan KTR juga bertautnya budaya merokok di masyarakat yang sudah menjadi gaya hidup yang tak terlepaskan.

Daerah juga takut kehilangan sumber pendapatan daerah dari pajak rokok, iklan, reklame, sponsor dengan diterapkannya KTR.

Baca: Hasto Wardoyo: Kehadiran Bandara NYIA Bisa Tekan Pengangguran Hingga 40 Persen

"Kami selalu berkeliling ke seluruh daerah agar KTR tersebut dapat diterapkan baik melalui perwal, perbup atau perda, tetapi budaya merokok ini sangat melekat, dan pemerintah “takut’ menerapkan KTR, karena akan hilangnya sumber pendapatan daerah," ujarnya.

Hasto juga mengatakan, ada juga alasan politis yang masih menghambat penerapan KTR seperti pejabat yang masih menjabat sebagai kepala daerah baru yang hendak mencalonkan lagi.

"Padahal sebelum pemilihan bupati, saya sendiri yang menetapkan perda KTR di Kulonprogo," ujarnya.

Hasto pun mengajak seluruh kepala daerah di Indonesia untuk menciptakan KTR dan memberlakukan peraturan tersebut, tetapi dengan tidak memusuhi para petani tembakau.

“Kami tidak melarang petani tembakau untuk menanam tembakau,melainkan melarang untuk merokok di kawasan tertentu, seperti pusat pemerintahan, lokasi pendidikan, kesehatan dan lainnya,”katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved