Regional

APK di Magelang Banyak yang Ambruk dan Dicopot oleh Oknum Tak Bertanggung Jawab

Dari pemantauan dari Panitia Pengawas Kecamatan dan Panitia Pengawas Desa masih banyak APK yang terpasang kurang sempurna.

APK di Magelang Banyak yang Ambruk dan Dicopot oleh Oknum Tak Bertanggung Jawab
Tribun Jogja/ Rendika Ferri K
Salah seorang warga melintasi APK yang ambruk karena pemasangan yang tak maksimal di Kecamatan Mungkid, Magelang, Minggu (15/4/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah di Kabupaten Magelang dinilai oleh Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten (Panwaskab) Magelang kurang sempurna sehingga mudah ambruk.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Panwaskab Magelang, M Habib Shaleh.

Dari pemantauan dari Panitia Pengawas Kecamatan dan Panitia Pengawas Desa masih banyak APK yang terpasang kurang sempurna.

Sejumlah APK di beberapa wilayah mudah ambruk. Tiang penyangga bambu yang dipakai masih muda sehingga mudah patah dan tanah yang kurang kuat. Ada juga oknum yang sengaha melepas APK yang telah dipasang.

"Banyak APK yang ambruk karena tiang penyangganya yang mudah patah. Tanah untuk memasang APK juga tidak kuat, sehingga banyak yang tumbang. Ada juga laporan ada oknum yang mencopot APK tersebut," ujar Habib, Minggu (15/4).

Habib mengatakan, kejadian tersebut seperti terjadi di Dusun Gebayan Desa Sirahan, Kecamatan Salam dan Desa Sokorini, Kecamatan Muntilan.

Pihaknya pun menyayangkan pemasangan APK Pilgub Jawa Tengah yang dicetak KPU kurang sempurna sehingga mudah ambruk.

"Kami sayangkan pemasangan dilakukan tidak maksimal sehingga banyak yang tumbang dan tak terawat," tuturnya.

Habib mengatakan, pihaknya juga menerima banyak laporan dari masyarakat terkait posisi apk yang pemasangannya terbalik di kiri dan kanan jalan.

"Di sisi kiri yg dipasang paslon nomor 2 dulu dan seterusnya. Sejumlah partai juga mengeluhkan pemilihan lokasi yg dinilai kurang strategis," tuturnya.

Atas temuan ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU Kabupaten Magelang dan jajarannya untuk segera memperbaiki APK yang masih rusak tersebut.

Hal ini dikarenakan sebelum diserahkan ke tim sukses dan pasangan calon, APK nasih menjadi tanggungjawab dari KPU. (*)

Penulis: rfk
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved