Internasional
Super Unik! Kura-kura 'Rambut Punk' Ini Mendadak Populer dan Jadi Sorotan Dunia
Mary River Turtle, begitulah sebutan untuk kura-kura yang tampak memiliki rambut warna hijau mohawk ini.
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Mary River Turtle, begitulah sebutan untuk kura-kura yang tampak memiliki rambut warna hijau mohawk ini.
Kura-kura berpenampilan eksentrik ini menjadi perbincangan, karena menjadi makhluk hidup terbaru yang masuk daftar "EDGE of Existence."
"EDGE of Existence" adalah daftar species yang terancam punah, yang disusun oleh Zoological Society of London (ZSL).
Binatang asli Queensland, Australia ini adalah satu di antara 100 reptil yang ditambahkan ke katalog minggu ini.
Seperti namanya, binatang ini memang hidup di Mary River.
"Kura-kura ini sangat berbeda," tulis ZSL dalam deskripsi, dikutip Tribunjogja.com dari laman Phys.org, Jumat (!3/4/2018).
Mary River Turtle atau Elusor macrurus ini dapat bernapas di dalam air menggunakan kelenjar di organ-organ dubur, bernama kloaka, saluran tempat kura-kura mengosongkan urin, membuang kotoran, dan bertelur.
"Kura-kura ini bisa menghabiskan waktu lama di air, sampai tiga hari, tanpa naik ke permukaan. Itu karena kemampuan uniknya bernapas melalui duburnya," kata Rikki Gumbs dari Imperial College London.
Menurut Rikki, kloaka yang dimiliki kura-kura ini, dapat memproses oksigen dari air di sekitarnya, itulah mengapa dia bisa hidup lama di dalam air.
Satu lagi hal menarik dari bintang ini.
Yang tampak seperti rambut hijau model spike mohawk itu ternyata bukan rambut.
Itu adalah algae atau ganggang.
Rikki mengatakan, karena hidup lama di air, beberapa kura-kura tertutup ganggang.
Alhasil bisa saja ganggang itu membentuk model rambut yang mengesanakan.
Selain di atas kepala, ganggang juga bisa menutupi bagian lain kura-kura ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kura-kura-punk-mary-river_20180413_165315.jpg)