Kota Yogyakarta

Ekonomi Kreatif Jadi Masa Depan Perekonomian Bangsa

PDB dari sektor ekonomi kreatif ditarget menyumbang 12 persen, menyerap tenaga kerja 12 juta, dan ekspor produk sebesar 10 persen.

Ekonomi Kreatif Jadi Masa Depan Perekonomian Bangsa
BRAMASTO ADHY
Ilustrasi: Kerajinan hasil karya UMKM Yogyakarta

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNKOGJA.COM, YOGYA - Direktur Eksekutif Indonesia Services Dialogue Council, Devi Ariyani mengatakan bahwa pihaknya melakukan survei dalam rangka memetakan sektor industri kreatif yang ada di Yogyakarta pada tahun 2017. Hasilnya masih banyak ditemukan permasalahan di lapangan.

"Masih banyak permasalahan di sektor ini, mulai dari usaha yang belum terekspose, tidak mau terkespose, dan belum terfasilitasi," ujarnya dalam Diskusi Publik dan Diseminasi Survei Industri Kreatif di Grha Pandawa Balaikota, Rabu (11/4/2018).

Baca: Meski Awalnya Iseng, Rizal Berharap Bisnis Kombucha Miliknya Bisa jadi Industri Rumahan

Sementara itu, Asisten Deputi Kerjasama Regional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Netty Muharni menjelaskan bahwa ekonomi kreatif terus berkembang dan memiliki peran penting dalam pembangunan.

"Pada tahun 2014 ekonomi kreatif menyumbang 7,1 persen PDB (Pendapatan Domestik Bruto) nasional, menyerap 12 juta tenaga kerja, dan menyumbang devisa negara sebesar 5,8 persen," ungkapnya.

Baca: Industri Kreatif Masih Bermasalah di Perizinan

Hingga 2019, lanjutnya, PDB dari sektor ekonomi kreatif ditarget menyumbang 12 persen, menyerap tenaga kerja 12 juta, dan ekspor produk sebesar 10 persen.

"Ekonomi kreatif diharapkan bisa jadi tulang punggung di masa datang. Pengembangan ekonomi kreatif jadi solusi permasalahan ekonomi di perkotaan," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved