Drama 1 Detik Jadi Pintu Pelita Jaya Jakarta Menuju Final IBL 2018 Lawan Satria Muda Pertamina

Mengingat ini adalah gim penentu, tensi tinggi sudah ditunjukkan kedua tim sejak kuarter pertama.

Drama 1 Detik Jadi Pintu Pelita Jaya Jakarta Menuju Final IBL 2018 Lawan Satria Muda Pertamina
http://iblindonesia.com
Pelita Jaya melawan Stapac Jakarta di Game 1 Semifinal Divisi Putih di GOR UNY, Yogyakarta (5/4/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Gim penentu semifinal Divisi Putih antara Pelita Jaya melawan Stapac Jakarta semalam, Minggu (8/4/2018) berlangsung sengit.

Mengingat ini adalah gim penentu, tensi tinggi sudah ditunjukkan kedua tim sejak kuarter pertama.

Pelita Jaya (PJ) mulai mencetak angka terlebih dulu dan coba mendominasi permainan.

Sedangkan, perlahan Stapac Jakarta mulai menemukan ritme permainan dan berhasil mengungguli Pelita Jaya, 15-19 di kuarter pertama.

Sayangnya, point guard Stapac, Dominique Williams sudah diganjar dua foul di kuarter pertama.

Suasana C-Tra Arena, Bandung sempat memanas saat Amin Prihantono (PJ) diganjar foul karena menjatuhkan Abraham Damar Grahita.

Para pemain dan official Stapac tampak tak terima dan berdiri memprotes apa yang dilakukan Amin.

Buntutnya, wasit memberikan technical foul kepada official Stapac Jakarta.

Kuarter kedua masih menjadi momentum untuk Stapac Jakarta, mereka bisa mempertahankan keunggulan 29-32.

Tak ingin terus membiarkan Stapac memperoleh momentum, perlahan Pelita Jaya mulai memperpendek selisih angka.

Halaman
123
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved