Ujian Nasional 2018

6.102 Siswa SMA Ikuti UNBK di Kota Yogyakarta

Sebanyak 34 SMA mengadakan ujian secara mandiri sementara 8 SMA mengadakan ujian di sekolah menengah kejuruan yang memiliki fasilitas komputer

6.102 Siswa SMA Ikuti UNBK di Kota Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Yudha Kristiawan
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Purwadi melihat pelaksanaan UNBK di SMAN 3 Yogyakarta melalui kamera pengawas di hari pertama UNBK digelar, Senin (9/4//2018) 

Ruang transit berpendingin ruangan ini dimaksudkan agar para siswa merasa nyaman dan rileks sebelum mengikuti ujian.

"Untuk sesi pertama nihil, tidak ada yang berhalangan hadir, semua siswa hadir tepat waktu dan lancar ujian. Semoga sesi selanjutnya juga lancar dan semua hadir," ujar Agus.

Lanjut Agus, untuk ujian nasional tahun ini, alat komunikasi tetap tidak boleh dibawa, baik oleh siswa peserta maupun pengawas ujian.

Alat komunikasi harus dimasukkan dalam tas dan dalam posisi tidak menyala.

Heroe Purwadi, Wakil Wali Kota Yogyakarta saat melakukan pantauan pelaksanaan UNBK di SMAN 3 Yogyakarta bersama Kepala Balai Dikmen Kota Yogyakarta Disdikpora DIY Suhartanti menjelaskan, tahun ini jumlah peserta ujian yang ikut sebanyak 6.102 siswa.

Baca: 14 Jabatan Fungsional yang Dilantik Heroe Poerwadi Sangat Dibutuhkan Pemkot Yogya

Sebanyak 34 SMA mengadakan ujian secara mandiri sementara 8 SMA mengadakan ujian di sekolah menengah kejuruan yang memiliki fasilitas komputer untuk melaksanakan ujian.

"Rata rata pelaksanaan ujian sehari 3 sesi sesuai kemampuan sekolahnya. Sesi pertama kita pantau semua siswa peserta ujian hadir sehingga dipastikan tidak ada yang absen. Selanjutnya kita berharap pelaksanaan juga lancar dan semua siswa peserta nyaman sehingga bisa fokus mengerjakan ujian nasional kali ini," ujar Heroe.

Sementara itu, Suhartanti menambahkan, tahun ini ada peserta inklusi yang mengikuti ujian di SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta.

Selain mata ujian bahasa Inggris tak kendala untuk siswa tersebut mengikuti ujian .

"Pas listening akan menggunakan teks sehingga tetap bisa mengikuti jalannya ujian. Untuk pengawas ujian masih memakai sistem silang murni," imbuh Suhartanti.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yudha Kristiawan
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved