Target Penurunan Gini Ratio Gagal Dicapai Pemda DIY

Dari target penurunan gini ratio menuju 0,287, yang terjadi malah peningkatan dari 0,425 menjadi 0,432.

Target Penurunan Gini Ratio Gagal Dicapai Pemda DIY
ist
Logo Pemda DIY 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY gagal mencapai target yang dicanangkan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DIY 2012-2107, khususnya dalam hal penurunan angka gini ratio dan kemiskinan.

Bagaimana tidak, dari target penurunan gini ratio menuju 0,287, yang terjadi malah peningkatan dari 0,425 menjadi 0,432.

Sedangkan untuk persentase kemiskinan, meski tidak terlalu signifikan, terdapat penurunan, dari 13,02 persen, menjadi 12,36 persen.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY, Tavip Agus Rayanto, mengatakan bahwa jika melihat kasus yang ada di DIY, adanya fenomena pembangunan yang begitu masif, memang tidak bisa memeratakan perekonomian masyarakat.

"Seperti di DKI itu, rata-ratanya (gini ratio) ke empat terbawah, karena fenomena pembangunan juga. Begitu ada pembangunan, pasti yang non skill itu banyak tidak terserap," ujarnya, usai pembahasan LKPJ Gubernur DIY 2017, di Gedung DPRD DIY, Jumat (6/4/2018).

Tavip mengambil contoh, pembangunan bandara internasional di Kulonprogo, serta pertumbuhan hotel di wilayah kota, tidak menyerap tenaga kerja non skill.

Padahal, lanjutnya, gini ratio akan bagus, ketika penduduk sama-sama miskin, atau sama-sama kaya.

"Di satu sisi, itu berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah. Tapi, di sisi yang lain, gini ratio-nya tinggi. Makanya, kita harus bicaranya sekarang di indikator, bagaimana supaya ada keberpihakan," cetusnya.

Tavip pun mengakui, kalau pemerataan pembangunan memang sulit untuk terealisasi, paling tidak untuk saat ini.

Pasalnya, hal tersebut, pertimbangannya merujuk dari mekanisme pasar sebuah daerah, sehingga kawasan perkotaan tetap menjadi primadona.

Halaman
12
Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved