Begini Tanggapan Grab Ketika Diminta Menjadi Perusahaan Transportasi

Selain itu, Grab juga melakukan diskusi dan meminta masukan dari mitra-mitra pengemudi Grab.

Begini Tanggapan Grab Ketika Diminta Menjadi Perusahaan Transportasi
NET
Grab 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Perusahaan teknologi penyedia aplikasi transportasi dalam jaringan (daring) seperti Grab dan Go-Jek oleh Pemerintah diharapkan agar menjadi perusahaan transportasi.

Tujuannya adalah agar pengemudi dapat berhubungan secara langsung dengan perusahaan tersebut.

Selama ini, yang terjadi adalah pengemudi transportasi daring hanya dinaungi oleh koperasi para pengemudi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, pihaknya tengah mempelajari dan melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan lainnya.

Lalu, apa tanggapan Grab Indonesia mengenai keinginan pemerintah agar perusahaan teknologi penyedia transportasi daring berubah menjadi perusahaan transportasi?

Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengungkapkan, pihaknya masih mempertimbangkan hal tersebut.

"Kami tentunya melakukan pendekatan dengan pemerintah. Kami diskusi langsung dengan pemerintah terkait regulasi dan membantu pemerintah," ujar Ridzki dalam media briefing di kantor pusat Grab Indonesia, Jumat (6/4/2018).

Baca: Transportasi Drone Bakalan Hadir di Jabodetabek?

Ridzki menuturkan, pihaknya terus melakukan diskusi secara menyeluruh dengan pemerintah.

Selain itu, Grab juga melakukan diskusi dan meminta masukan dari mitra-mitra pengemudi Grab.

Halaman
12
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved