Menko PMK Ingin Para Santri di Pondok Pesantren Bisa Mengikuti Pendidikan Umum

Menko PMK Puan Maharani ingin para santri bisa mengikuti dan mendapatkan pendidikan umum.

Menko PMK Ingin Para Santri di Pondok Pesantren Bisa Mengikuti Pendidikan Umum
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Mendikbud Muhadjir Effendy (kiri), Wakapolri Komjen Pol Syafruddin (belakang), serta Menko PMK Puan Maharani (kerudung putih) bercengkrama dengan anak-anak Pondok Pesantren Yatim Tahfizd Al-Quran De Muttaqin, Selasa pagi (03/04/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani meminta agar para santri juga mendapatkan pendidikan umum seperti anak-anak lainnya.

Pernyataan tersebut dilontarkan usai melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Yatim Tahfizd Al-Quran De Muttaqin Selasa(3/4/2018).

"Saya harap mereka tidak hanya bisa menghafal surat-surat Al-Qur'an, tetapi pendidikan umum pun harus didapatkan sesuai umurnya," kata Puan Maharani di hadapan awak media.

Terkait pengelolaan pondok pesantren, Puan menyebut hal itu menjadi kewajiban negara untuk ikut membantu, walau tidak seluruhnya.

Kewajiban negara tidak hanya tentang pendidikan agama tetapi juga umum.

Puan pun berharap pendidikan agama dan umum bisa sejalan dan saling bersinergi.

Salah satu cara untuk merealisasikannya adalah lewat program Kartu Indonesia Pintar (KIP).

"KIP juga sudah kita teruskan ke anak-anak yatim piatu serta anak-anak pesantren. Kita ingin mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan hingga selesai, seperti yang diharapkan untuk masa depan mereka," jelas Puan Maharani.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol Syafruddin yang juga menjadi Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat menyebut bahwa DMI juga membina berbagai sekolah pesantren di Indonesia.

Baru-baru ini, Syafruddin juga meluluskan para santri di bawah naungan DMI.

Ia pun membuka kesempatan bagi para lulusan pondok pesantren untuk bergabung dengan Polri sebagai Bintara.

"Saat ini juga sedang ada penerimaan Bintara baru. Para santri bisa mendaftar dan mendapatkan dispensasi asal memenuhi syarat," jelas Syafruddin. (tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved