BEKRAF Dorong Desainer Muda Berkontribusi untuk Kesejahteraan Rakyat

BEKRAF dorong desainer muda berkontribusi untuk kesejahteraan rakyat dengan menghasilan desain yang mengangkat kultur Indonesia.

IFW 2018
Uis Gara karya Mayenda Pebri Dita Purba yang menjadi juara pertama IYFDC 201 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM - Gelaran Indonesia Fashion Week (IFW) 2018 memang telah selesai pada awal April 2018 lalu.

Namun euforia masih terasa hingga kini, salah satunya yang diingat dan menjadi Program bergengsi dalam IFW 2018 yakni Indonesia Young Fashion Designer Competition (IYFDC) yang memperebutkan predikat desainer muda Indonesia dan berpeluang mendapat beasiswa sekolah fashion desain hingga Italia.

Hal tersebut rupanya mendapat tanggapan positif dari BEKRAF, yang juga mendukung penuh acara IFW 2018 kali ini.

Triawan Munaf Selaku Kepala BEKRAF menekankan bagi para pemenang dan finalis IYDFC juga diharapkan untuk tidak berhenti di sini dan mau meningkatkan skill dan kemampuannya dalam dunia bisnis fashion agar manfaat dirasakan oleh banyak lapisan masyarakat.

"Yang ingin kami dorong dari BEKRAF, agar mereka tidak hanya menjadi desainer handal, tapi juga punya sense of business yang baik. Para desainer harus mau untuk scale up, mau, dan mampu melihat fashion sebagai bisnis yang berpotensi," ungkap Triawan selepas menjadi Juri dalam IYFDC 2018 beberapa waktu lalu di Jakarta.

Harapnya, para desainer baik yang menjadi juara maupun belum harus tetap bersemangat untuk meningkatkan kemampuannya sehingga bisnis fashion dapat menciptakan kesejahteraan bagi Indonesia.

"Jangan puas hanya mencipta dan mendesain busana, tapi berpikirlah untuk scale up dan memberikan kontribusi lebih untuk kesejahteraan Indonesia," tambah Triawan melalui keterangan tertulisnya.

Sementara, Bianca dari Koefia melalui keterangan tertulis yang dikutip Tribunjogja.com mengungkapkan kegembiraannya melalui penyelenggaraan IYDFC ini yang berhasil menelurkan desainer muda dengan mampu mengangkat identitas kultur Indonesia.

Harapannya hal tersebut dapat membagi pengalaman kultur Indonesia ke Italia.

"Saya mengucapkan selamat kepada IFW dan para pemenang. IFW mempunyai level yang sangat tinggi karena kreativitas dan fungsionalitas yang bersinergi. Saya juga mengerti bahwa para finalis dan pemenang pasti menemukan berbagai kesulitan dalam mewujudkan hasil idenya. Karena ini merupakan sebuah seni dan membutuhkan studi yang lebih untuk menciptakan kreasi seni yang complicated," kata Bianca.

"Saya kira Mayenda adalah calon desainer yang cocok untuk mendapatkan beasiswa dan menjalani studi fashion di Italia. Mudah-mudahan Mayenda bisa segera datang ke Italia dan kita akan bisa saling membagi kultur Indonesia ke Italia, sehingga terjalin pertukaran kebudayaan," tandas Bianca. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved