Pembersihan Lahan Eks Bioskop Indra Hampir Rampung, Taman Kuliner Menjadi Prioritas Pembangunan

Menurut pantauan Tribun Jogja, satu unit backhoe ukuran besar dan 2 backhoe ukuran kecil tampak sedang memindahkan puing-puing bangunan

Pembersihan Lahan Eks Bioskop Indra Hampir Rampung, Taman Kuliner Menjadi Prioritas Pembangunan
IST
Puing-puing gedung eks Bioskop Indra yang diruntuhkan beberapa hari lalu, tampak beberapa truk tengah mengangkut puing-puing bekas bangunan tersebut. Minggu (1/4/2018). 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY Muhammad Mansyur mengamini bahwa proyek pembangunan Sentra PKL akan rampung tahun ini.

Disinggung mengenai kapan selesainya pembangunan Taman Kuliner yang direncanakan pondasinya mulai dibangun hari Rabu belum dapat dipastikan.

Baca: Merasa Punya Hak atas Tanah eks Bioskop Indra, Warga Yogya Ini Halangi Pembongkaran Lahan

"Semuanya tidak diperinci-perinci, itu kan sentra jadi belum bisa merinci tiap bangunan selesai kapan. Tapi yang jelas, semuanya (pembangunan Sentra PKL) selesai akhir tahun ini," katanya saat dihubungi Tribun Jogja.

Ditanya mengenai masalah kantong parkir, diungkapkan Mansyur bahwa untuk bagian basement akan difungsikan sebagai tempat parkir, meski tidak sepenuhnya diperuntukkan untuk tempat parkir.

"Parkir di basement, daya tampungnya berapa belum diakumulasi, karena tidak hanya untuk parkir saja melainkan untuk tempat menaruh dagangan PKL juga itu," katanya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Gatot Saptadi menjelaskan bahwa Bioskop Indra bukanlah sebagai cagar budaya, melainkan sebuah warisan budaya.

Karena itulah pembangunan ulang dapat dilakukan dan tetap mempertahankan fasad bangunan warisan budaya.

Perlu diketahui, fasad adalah suatu sisi luar (eksterior) sebuah bangunan, khususnya adalah bagian depan suatu bangunan.

Akan tetapi, fasad dapat pula berada di bagian samping dan belakang suatu bangunan.

"Yang tidak boleh dirubah adalah cagar budaya, kalau warisan budaya bisa dirubah selama mempertahankan fasad, bisa dengan bentuk penandanya atau bisa satu komponen bangunan dipertahankan. Dengan mempertahankan fasad, jadi orang-orang bisa tahu kalau Sentra PKL ini dulunya Bioskop Indra," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rid
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved