Gereja Santo Antonius Siap Kerjasama untuk Mengentaskan Kemiskinan

Gereja Santo Antonius siap kerjasama untuk mengentaskan kemiskinan yang menjadi sumber masalah

Gereja Santo Antonius Siap Kerjasama untuk  Mengentaskan Kemiskinan
Tribun Jogja/ Riski Halim
Suasana Misa Jumat Agung di Gereja Santo Antonius Kotabaru, Yogyakarta, Jumat (30/3/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Menjadi satu misi dalam Paskah kali ini, Gereja Santo Antonius Kotabaru berupaya untuk dapat merangkul masyarakat yang dirasa kurang mampu dengan melakukan program pengentasan kemiskinan.

Pastor Kepala Gereja Santo Antonius, Maharsono, mengungkapkan bahwa selama ini kemiskinan adalah pangkal dari segala macam masalah yang terjadi.

"Dalam 40 hari masa pra Paskah kita kumpulkan kekuatan dan dana untuk menolong orang lemah, lalu dana tersebut nantinya akan digunakan untuk menolong dengan melakukan berbagai hal," ujar Maharsono, (30/3/2018).

Ditambahkan Maharsono, bahwa kemiskinan juga memiliki dampak buruk lainnya yang juga dalam jangka panjang dapat menggangu kedaulatan negara.

Isu intoleransi yang terjadi beberapa waktu kebelakang juga dirasa merupakan efek dari kemiskinan yang terjadi selama ini.

"Salah satu potensi konflik itu karena kita tidak mengentaskan kemiskinan termasuk kemiskinan itu nantinya menyebabkan kesempatan berpikir, maka harus kita cari bagaimana menolong dengan melihat kemungkinan cara yang lebih konstruktif dan menyejukan," lanjut Maharsono.

Pihak Gereja Santo Antonius juga mengaku siap melakukan koordinasi dan kerjasama dengan pihak manapun sebagai upaya pengentasan kemiskinan.

"Kita siap melakukan kolaborasi dengan siapa saja untuk partnership guna dapat mengentaskan saudara kita dari kemiskinan," pungkasnya. (tribunjogja)

Penulis: Rizki Halim
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved