Venezuela Berencana Redenominasi Mata Uang Akibat Krisis Ekonomi Makin Parah

Para pedagang pun akhirnya memberlakukan dua harga untuk barang dan jasa, yakni satu untuk uang lama dan satu lagi untuk uang baru.

Venezuela Berencana Redenominasi Mata Uang Akibat Krisis Ekonomi Makin Parah
ist
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro 

Adapun pesaing Maduro dalam pilpres, Henri Falcon, mengajukan langkah yang lebih radikal.

Ia ingin agar Venezuela mengikuti langkah Ekuador dan Panama, yakni menggunakan dollar AS dalam perekonomian Venezuela.

Falcon berpendapat, dengan melakukan itu, maka Venezuela tidak perlu mencetak uang baru.

Sebab, mencetak uang baru dampaknya akan langsung kepada inflasi.

Baca: Demonstran Venezuela Punya Senjata Biologis yang Lebih Ampuh dari Molotov untuk Serang Petugas

Rencana redenominasi mata uang oleh Maduro pun ditanggapi dengan sangat skeptis oleh para analis.

Menurut mereka, dampak redenominasi terhadap hiperinflasi akan sangat minim dan rencana tersebut akan membingungkan.

Pada 2 Juni 2018 mendatang, di bawah rencana Maduro, mata uang bolivar dengan denominasi yang lebih rendah bakal diedarkan.

Meskipun demikian, mata uang yang lama, dengan denominasi tertinggi 100.000 bolivar tetap akan berlaku.

Para pedagang pun akhirnya memberlakukan dua harga untuk barang dan jasa, yakni satu untuk uang lama dan satu lagi untuk uang baru.

Halaman
123
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved