Kendalikan Inflasi Daerah, Bank Indonesia DIY Dampingi UMKM Berbagai Sektor

Hal ini bertujuan untuk memberikan pendampingan agar UMKM mampu mengelola produksi hingga pemasaran secara mandiri

Kendalikan Inflasi Daerah, Bank Indonesia DIY Dampingi UMKM Berbagai Sektor
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan
Kunjungan BI DIY dan Wartawan ekonomi DIY ke UMKM Pertanian di Sukoharjo yang merupakan UMKM binaan BI Solo, Minggu (25/3/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam upaya turut serta mengendalikan tingkat inflasi daerah, Bank Indonesia DIY mendampingi UMKM berbagai sektor.

Hal ini bertujuan untuk memberikan pendampingan agar UMKM mampu mengelola produksi hingga pemasaran secara mandiri dan tertata.

"Inflasi daerah terjadi karena harga komoditas yang mengalami kenaikan dan kenaikan tersebut salah satu faktor penyebabnya adalah rantai penjualan yang terlalu panjang sehingga harga otomatis terpengaruh naik," ujar Manajer Fungsi Pelaksanaan Pengembangan UMKM BI DIY, Juhari kepada Tribunjogja.com.

Dalam upaya menekan inflasi daerah tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY melakukan pendampingan beberapa UMKM di DIY untuk menerapkan pengelolaan UMKM dari hulur hingga hilir.

"Pembinaan dan pendampingan kami lakukan dari hulu hingga hilir," lanjutnya.

Saat ini telah BI DIY telah mendampingi sekira sembilan UMKM berbagai sektor di DIY.

"Ada sembilan UMKM yang kita dampingi mulai dari pertanian Bawang Merah di Kulon Progo, Kopi di Menoreh, Kambing Peranakan Ettawa hingga Pendampingan ekonomi pesantren dan hilirisasi produk fashion," katanya. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved